Senin, 4 Mei 2026

PINJAMAN ONLINE

TRIK Terhindar dari Penipuan Pinjaman Online: Cek Beban Bunga hingga Biaya Keterlambatan

Sebelum meminjam dana, harus mengetahui dulu apa saja plus minus dari pinjaman online.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/IST
Ilustrasi aplikasi pinjaman online. 

TRIBUNBATAM.id - Kesulitan ekonomi kerap mendera di masa pandemi seperti saat ini.

Kebutuhan hidup sehari-hari, membayar cicilan, hingga membayar sekolah anak tentunya membutuhkan dana tak sedikit.

Jika terdesak karena pendapatan menipis, terkadang pinjaman online menjadi solusi mendapatkan dana secara cepat. 

Apalagi saat ini banyak pilihan aplikasi pinjaman online yang populer di masyarakat.

Namun jika tidak bijak dalam menggunakannya, pinjaman online justru bisa menjadi bumerang.

Tak sedikit yang akhirnya ketergantungan menggunakan pinjaman online hingga terlilit hutang.

Maka sebelum mulai menggunakannya, kamu juga harus mengetahui dulu apa saja plus minus dari pinjaman online.

Berikut ini tips menggunakan pinjaman online secara bijak yang bisa kamu lakukan.

1. Baca Syarat dan Ketentuan dengan Cermat

Setiap perusahaan yang menyediakan pinjaman online memiliki persyaratan yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, baca syarat dan ketentuan dengan cermat.

Beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain beban bunga, tenor cicilan, limit pinjaman, hingga denda keterlambatan pembayaran.

Baca juga: Mobil Mini Cooper Sitaan Dilelang Rp 152 Jutaan, Tertarik? Begini Syarat Mendapatnya

2. Gunakan Hanya saat Mendesak

Untuk diketahui, pinjaman online dibuat untuk memudahkan pengguna dalam bertransaksi terutama dalam keadaan darurat.

Kalau kamu menggunakannya hanya untuk memenuhi keinginan dan mengikuti tren, maka kamu salah jalan!

Jangan menggunakan alasan coba-coba dalam hal ini.

Bisa-bisa kamu jadi ketagihan dan menggunakannya di bulan-bulan selanjutnya.

Akibatnya, tagihanmu akan membengkak.

Terlebih jika kamu tidak melalukan pencatatan yang jelas.

Gunakanlah pinjaman online hanya untuk memenuhi kebutuhan kamu yang sangat mendesak.

Gunakan hanya saat mendesak saja (Richmond News)

Baca juga: Tagih Utang Debt Collector Wajib Bawa Surat Tugas dan Sertifikat Profesi, OJK: Melanggar Kena Sanksi

3. Waspadai Penipuan

Meski sudah semakin baik, tapi kasus penipuan berkedok pinjaman online masih sering terjadi.

Untuk itu, pastikan kamu hanya menggunakan sistem ini dengan satu gadget pribadi saja.

Jangan biasakan berpindah-pindah perangkat apalagi membuka akun di gadget teman.

Gunakan kombinasi password yang baru untuk setiap akun yang dimiliki guna menghindari penyalahgunaan akun pribadi seperti hacking atau jenis penipuan teknologi lainnya.

4. Manfaatkan Promo

Biasanya banyak penawaran menggiurkan yang bisa didapat jika kita menggunakan pinjaman online.

Dengan memanfaatkan promo, kamu bisa mendapatkan barang yang kamu inginkan dengan harga murah.

Namun jangan sampai kalap ya, sebaiknya gunakan sisa anggaranmu untuk memenuhi kebutuhan lain atau menginvestasikannya.

Video dua oknum karyawan pinjaman online sedang bicara lewat sambungan telepon
Video dua oknum karyawan pinjaman online sedang bicara lewat sambungan telepon (Instagram/@makassar_iinfo)

5. Pastikan Bersertifikat OJK

Selalu pastikan platform pinjaman online yang kamu gunakan sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Ini juga berlaku pada perusahaan fintech lain yang menyediakan jasa pinjaman dana layaknya Pay Later dan juga investasi.

Pada dasarnya, pinjaman online dapat memberikan manfaat atau dampak buruk bagi penggunanya tergantung dari cara pemakaiannya

Jika digunakan dengan bijak dan penuh perhitungan, sudah pasti layanan tersebut dapat menjadi solusi efektif mengatasi masalah keuangan.

Sebaliknya, jika digunakan dengan sembarangan dan tanpa tujuan yang jelas, tentu saja pinjaman online akan menjadi penyebab keuangan semakin terpuruk.

Jadi, bijaklah dalam menggunakan pinjaman online ya! (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved