Breaking News:

CORONA KEPRI

Update Corona di Tanjungpinang, 1.877 Warga Masih Berjuang Sembuh dari Covid-19

Update covid-19 di Tanjungpinang per 26 Juli 2021, ada 7.946 kasus covid-19 dengan 1.877 pasien aktif, 5.808 pasien sembuh dan 261 pasien meninggal

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
FREEPIK.COM
Update Corona di Tanjungpinang, 1.877 Warga Masih Berjuang Sembuh dari Covid-19. Foto: Ilustrasi covid-19. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Di masa penerapan PPKM Level IV, perkembangan kasus aktif Covid-19 di Kota Tanjungpinang kali ini tercatat mengalami penambahan.

Tak hanya kasus baru, angka pasien sembuh Covid-19 juga bertambah.

Begitu pun dengan jumlah kasus yang meninggal akibat Covid-19.

Berdasarkan data satuan gugus tugas Covid-19, dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang, per tanggal 26 Juli 2021 terdapat 7.946 total kasus aktif.

Dari jumlah ini, ada sebanyak 1.877 pasien kasus aktif. Terdiri dari 1.639 pasien isolasi mandiri, 105 pasien rawat di rumah sakit dan 133 pasien karantina di Lohass Hotel.

Baca juga: JUMLAH Pasien Baru Covid-19 di RSKI Galang Batam Tambah 13 Orang, Total Rawat 311 Pasien

Adapun jumlah pasien selesai isolasi (sembuh) bertambah menjadi 5.808, sedangkan pasien meninggal berjumlah 261 pasien.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut dapat menghubungi Tim Satgas Covid-19 di Hotline : 0823-8712-6255

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tanjungpinang Rahma menyebutkan, nantinya Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang akan melakukan tracing (penelusuran) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktifitas lainnya.

"Bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan," ujar Rahma, Selasa, (27/7/2021).

Rahma juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19 ini.

"Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," imbaunya.

(Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved