Minggu, 19 April 2026

ZAMAN EDAN Ayah Anak Duel Maut, Masuk RS Saling Serang Pakai Parang dan Besi

Entah apa yang merasuki dua lelaki dewasa yang berstatus ayah dan anak kandung hingga terlibat perkelahian maut berujung dua pelaku ke rumah sakit

Istimewa
Aksi perkelahian dan pengeroyokan di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Rabu (14/8/2019). Ayah Anak Duel Maut, Masuk RS Saling Serang Pakai Parang dan Besi. Foto hanya ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Entah apa yang merasuki dua lelaki dewasa yang berstatus ayah dan anak kandung ini.

Keduanya bergumul hebat memakai senjata tajam dan besi hingga mereka dilarikan ke rumah sakit.

AR, sang ayah dan putranya berinisial HR, melakukan duel satu lawan satu pada Selasa (20/7/2021) malam.

Entah apa penyebabnya, sekitar pukul 19.00 WITA, HR menggunakan besi dan AR parang berduel hebat.

Peristiwa ini berujung pada dilarikannya keduanya ke RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng untuk perawatan.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Burhan membenarkan peristiwa tersebut yang melibatkan ayah dan anak.

Perampok dan korbannya terjatuh dalam duel maut di JPO Jatiasih, Bekasi. Ilustrasi
Perampok dan korbannya terjatuh dalam duel maut di JPO Jatiasih, Bekasi. Ilustrasi (Wartakota)

"Benar adanya kejadian itu. Terjadi di jalan Merpati, sekitar 19.00 WITA," kata AKP Burhan saat ditemui di ruangannya Kamis (22/7/2021) siang.

AR mengalami luka pada bagian belakang, sedangkan HR terluka pada bagian lengan dan jarinya.

Keduanya kini masih menjalani perawatan di RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng.

"Pada saat mendapatkan informasi, kita langsung datangi TKP," ujarnya.

Baca juga: Duel Maut 2 Bersaudara di Malam Hari Raya, Irwan Tewas Satu Lawan Satu Menantang Candra

Menurut AKP Burhan, peristiwa perkelahian itu terjadi karena sebelumnya sempat dilakukan tindakan penganiayaan.

Saat peristiwa itu, HR menggunakan sebuah besi dan AR menggunakan sebilah parang.

Namun ia belum bisa memastikan siapa pelaku dan yang menjadi korban dalam kejadian itu.

AKP Burhan juga belum menjelaskan motif dan kronologi kejadian.

Pasalnya, pihaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap AR dan HR.

Aksi perkelahian dan pengeroyokan pelajar dan siswa di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Rabu (14/8/2019). Ilustrasi
Aksi perkelahian dan pengeroyokan pelajar dan siswa di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Rabu (14/8/2019). Ilustrasi (Istimewa)
Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved