Breaking News:

CORONA KEPRI

Jumlah Pasien Covid-19 Meninggal di Tanjungpinang Capai 265 Orang, Sembuh 5.857

Satgas Covid-19 Tanjungpinang mencatat sudah 265 pasien covid-19 meninggal per tanggal 27 Juli 2021, pasien sembuh 5.857 orang.

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
FREEPIK.COM
Jumlah Pasien Covid-19 Meninggal di Tanjungpinang Capai 265 Orang, Sembuh 5.857. Foto: Ilustrasi covid-19. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Di masa penerapan PPKM level IV, perkembangan kasus aktif Covid-19 di Kota Tanjungpinang tercatat mengalami penambahan.

Meski begitu angka pasien sembuh Covid-19 juga bertambah.

Begitu pun dengan jumlah kasus yang meninggal akibat Covid-19.

Berdasarkan data satuan gugus tugas Covid-19, dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang per tanggal 27 Juli 2021, terdapat 7.994 total kasus covid-19.

Dari jumlah ini, ada sebanyak 1.872 pasien kasus aktif. Terdiri dari 1.652 pasien isolasi mandiri, 106 pasien rawat di rumah sakit dan 114 pasien karantina di Lohass Hotel.

Baca juga: Anggota DPR Positif Covid-19 Dapat Fasilitas Isoman di Hotel, Biaya Ditanggung Negara

Baca juga: COVID-19 Batam, Pasien Baru Tambah 361 Orang, Liang Sei Temiang 3 Pekan Terisi 500 Jenazah Corona

Ada pun jumlah pasien selesai isolasi (sembuh) menjadi 5.857 orang. Namun ada 265 pasien yang dinyatakan meninggal dunia.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut dapat menghubungi Tim Satgas Covid-19 di Hotline : 0823-8712-6255

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tanjungpinang Rahma menyebutkan, nantinya Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang akan melakukan tracing (penelusuran) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktifitas lainnya.

"Bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan," ujar Rahma, Rabu (28/7/2021).

Rahma juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi Covid-19 ini.

"Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," imbaunya.

(Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved