Catatan Dahlan Iskan Tentang Sosok Akidi Tio: Bukan Main, Kok ada Orang Menyumbang Uang Rp 2 Triliun
Dalam catatannya, Dahlan Iskan bahkan sempat tak percaya dengan kabar tersebut.
"Betul. Saya kenal baik keluarga itu," jawab beliau.
Prof Hardi lantas bercerita.
Tiga hari lalu beliau dihubungi putri pengusaha itu.
"Saya diminta ikut menyaksikan," ujar Prof Hardi.
Prof Dr dr Hardi Darmawan adalah guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Palembang. Juga aktivis di gereja Katolik Palembang. Termasuk menjadi pendiri lembaga pendidikan Katolik Caritas. Bahkan pernah mendapat penghargaan dari Sri Paus.
"Resminya bantuan itu nanti untuk kapolda, gubernur, atau Pemprov Sumsel?" tanya saya.
"Ke Kapolda Sumsel Pak Eko Indra Heri," ujar Prof Hardi.
"Siapa yang menentukan bahwa bantuan itu untuk kapolda Sumsel? Apakah atas arahan Prof Hardi?" tanya saya lagi.
"Bukan arahan saya. Itu langsung keinginan keluarga. Untuk diberikan ke kapolda," jawab Prof Hardi.
"Bantuan itu nanti bentuknya uang kontan, cek, atau transfer? Atau berbentuk bantuan bahan makanan?"
“Bentuknya uang. Akan ditransfer besok," jawab Prof Hardi kemarin sore. Berarti hari ini.
"Apakah boleh ditransfer ke rekening Polda? Juga apakah boleh dikirim ke rekening pribadi kapolda?" tanya saya sambil mengingatkan aturan yang ada.
“Masih diatur. Mungkin disiapkan rekening khusus."
Ya sudah. Saya tidak ingin bertanya lebih lanjut tentang itu.
Ada orang yang ingin menyumbangkan uang besar kok ditanya prosedur. Yang penting diterima dulu.