CORONA KEPRI
SELAMA 4 Hari Tes Antigen Massal di Batam Sepi Peminat, Diduga Ini Pemicunya
Pelaksanaan tes antigen massal di Batam selama 4 hari masih sepi peminat. Diduga ini dua penyebabnya.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Berdasarkan evaluasi hari keempat pelaksanaan tes antigel massal, jumlah tes terhadap masyarakat masih jauh dari target yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.
Hal ini terlihat sejak hari pertama dilaksanakan hingga saat ini.
Seperti misalnya di Puskesmas Tiban Baru, hanya dapat melakukan antigen terhadap 55 warga pada Selasa (27/7/2021) lalu.
Selebihnya hanya 30 orang per hari.
"Melalui pak Wali Kota, Puskesmas ditarget tracing 1000 warga per hari. Namun sampai sekarang bahkan mendekati saja tidak," ujar Kepala Puskesmas Tiban Baru, Ana Hasina, Kamis (28/7/2021).
Diakuinya ada beberapa faktor yang membuat kebijakan mengenai target tersebut tidak dapat dilakukan.
Baca juga: BANYAK Pasien Covid-19 Sembuh, Jumlah Kasus Aktif Batam Turun Jadi 11,562 Persen
Pertama, rendahnya keinginan masyarakat dalam mengikuti antigen yang diselenggarakan gratis oleh pihak Puskesmas.
"Bahkan ada warga yang memang menolak langsung. Kita juga tidak bisa memaksa, karena kita diminta untuk menjalankan antigen dengan sistem yang humanis," tuturnya.
Kedua, kekurangan tenaga kesehatan (Nakes).
Ia memisalkan, pada 1 titik tempat, pihaknya hanya mampu menurunkan 5-6 dokter saja.
"Walau sudah dibagi 2 tim. Ada yang standbye di satu titik dan ada yang mobile. Tapi target juga nggak dapat. Karena kita juga memikirkan untuk dokter yang harus ada di Puskesmas," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Corona Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/28072021tes-antigen-massal.jpg)