Selasa, 2 Juni 2026

Pejabat BPN Dipolisikan Honorer Wanita Cantik, Tangan Dipukul Berani Pegang Daerah Sensitif Korban

Tanpa basa basi oknum pejabat BPN berinisial MM (40) menghampiri wanita cantik VR (26) dan tangannya menyentuh bagian sensitif bagian bawah korban

Tayang:
YOUTUBE
Foto hanya ilustrasi tidak terkait dengan berita. Pejabat BPN Dipolisikan Honorer Wanita Cantik, Tangan Dipukul Berani Pegang Daerah Sensitif Korban 

TRIBUNBATAM.id - Tanpa basa basi pria berinisial MM (40) menghampiri wanita cantik VR (26) dan tangannya menyentuh bagian sensitif bagian bawah korban.

Keduanya kebetulan bekerja di satu kantor, yakni Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tasikmalaya.

MM adalah pimpinan dan VR merupakan honorer di sana.

Tapi hari itu kejadiannya berbeda, MM tak seperti biasa dan tangan jahilnya merusak citra jabatannya.

MM yang merupakan salah satu pejabat di Kantor BPN Tasikmalaya pun dilaporkan ke polisi atas dugaan pelecehan kepada honorer wanita cantik.

Laporan itu dilayangkan VR (26), pegawai BPN Tasikmalaya Kota ke Polres Tasikmalaya pada Rabu (23/6/2021).

Peristiwa memilukan itu berawal saat gadis cantik yang masih lajang itu berdiri di depan pintu ruangan sekitar pukul 12.00 WIB.

Tiba-tiba datang oknum pejabat berinisial MM (40), menghampiri korban dan tangannya menyentuh organ sensitif bagian bawah.

Sontak, korban kaget lalu memukul tangan lelaki yang menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) di lingkungan BPN Tasikmalaya Kota itu.

"Dia langsung saja pegang-pegang dan saya pukul tangannya.

Setelah itu dia ngeloyor pergi tanpa rasa bersalah, apalagi meminta maaf," kata VR.

Ia menambahkan, pihak kantor sempat minta kejadian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

Baca juga: Pelecehan di Kantor BPN, Honorer Wanita Spontan Pukul Tangan Liar Oknum PNS

Namun karena sudah merasa dilecehkan lahir batin, korban tetap melaporkan kejadian itu ke Polres Tasikmalaya Kota.

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Septiawan Adi Prihartono menyatakan, pihaknya masih belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

"Saat ini baru ada peningkatan penanganan kasusnya, dari penyelidikan (Lid) ke penyidikan (Dik)," ujar AKP Septian Adi Prihartono, di Mapolres, Kamis (29/7/2021).

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved