Sabtu, 11 April 2026

CORONA KEPRI

Puskesmas Raya di Lingga Kekurangan Rapid Antigen, Sukar Tracing Kasus Baru Corona

Selain kekurangan stok Rapid Test Antigen, Puskesmas Raya di Lingga juga mengeluhkan minimnya Alat Pelindung Diri (APD).

TribunBatam.id/Febriyuanda
Kepala UPT Puskesmas Raya, dr Rafika Sahuri Hutapea. Fasilitas kesehatan di Kecamatan Singkep Barat ini mengeluhkan minimnya APD dan Rapid Test Antigen. Pelayanan kesehatan pun tak bisa maksimal karena mayoritas nakes terpapar covid-19. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Puskesmas Raya Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri kekurangan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) dan Rapid Test Antigen.

Kepala Puskesmas Raya, dr Rafika Sahuri Hutapea mengungkapkan, ketersediaan APD di Puskesmas Raya setidaknya tinggal 12 unit.

Penggunaan APD tersebut, setidaknya digunakan untuk menangani dua pasien meninggal dunia akibat covid-19 dalam dua hari terakhir.

Selain itu, pemerintahan desa dan kelurahan yang mengambil APD dari Puskesmas Raya, menjadi hal lain yang membuat stok APD menipis.

Tenaga kesehatan di sana sedang menunggu distribusi dari Dinas Kesehatan/ Dinkes Lingga.

VAKSINASI CORONA DI LINGGA - Pelaksanaan vaksinasi corona di Lingga, tepatnya di Posko PPKM Puskesmas Raya, Kecamatan Singkep Barat, Kamis (3/6/2021).
VAKSINASI CORONA DI LINGGA - Pelaksanaan vaksinasi corona di Lingga, tepatnya di Posko PPKM Puskesmas Raya, Kecamatan Singkep Barat, Kamis (3/6/2021). (TribunBatam.id/Febriyuanda)

"Kami sudah mengonfirmasi ke Dinkes Lingga terkait APD.

Mereka sudah memesannya hanya saja barang belum sampai dan masih dalam perjalanan," beber Rafika.

Sementara untuk Rapid Test Antigen di Puskesmas Raya tinggal tersisa 3 buah.

Perlunya Rapid Test Antigen ini vital, terlebih dengan kasus covid-19 di Lingga yang cenderung meningkat setiap harinya.

Minimnya Rapid Test Antigen di Puskesmas Raya ini membuat mereka belum bisa melakukan tracing terhadap temuan kasus baru.

Rafika juga tidak dapat memastikan kapan APD dan Antigen tersebut sampai.

Namun menurutnya Dinkes Lingga sudah berupaya dan mengambil langkah-langkah untuk masalah ini.

Rafika juga meminta maaf karena dalam pandemi Covid-19 ini pihaknya tidak bisa memberikan pelayanan yang maksimal.

Saat ini nyaris sekitar 70 persen dari petugas kesehatan kami sedang beristirahat di rumah.

Baca juga: Tenaga Kesehatan Puskesmas Raya Santai Jelang Vaksinasi Corona, Ikuti Aneka Lomba

Baca juga: Update Covid-19 di Lingga, Tiga Warga Singkep Meninggal Dunia Dalam 2 Hari

Pemakaman jenazah Covid-19 di Kabupaten Lingga, Jumat (30/7/2021).
Pemakaman jenazah Covid-19 di Kabupaten Lingga, Jumat (30/7/2021). (TRIBUNBATAM.id/FEBRIYUANDA)

Ada sekitar 11 orang terkonfirmasi positif.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved