Breaking News:

Bisnis Cetak Kartu Vaksin Seukuran KTP, Omzet Jutaan Per Hari, Dinkes Minta Warga Hati-hati

Bisnis percetakan yang sempat lesu saat pandemi corona melanda RI kembali bergeliat lagi dengan ramainya orang-orang mencetak sertifikat vaksin Covid

Editor: Irfan Azmi Silalahi
TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Sejumlah penumpang di Bandara Internasional Hang Nadim, Selasa (6/7/2021). Aturan untuk menunjukkan kartu vaksin sebelum naik pesawat di Bandara Hang Nadim juga berlaku untuk bayi berusia nol bulan. 

TRIBUNBATAM.id - Bisnis percetakan yang sempat lesu saat pandemi Covid-19 melanda kembali bergeliat lagi.

Pemicunya adalah banyaknya pekerja pabrik dan orang pribadi yang mencetak sertifikat vaksin menjadi kartu fisik.

Seperti diketahui, sertifikat vaksin menjadi syarat sejumlah aktivitas perjalanan, semisal naik pesawat, kapal hingga makan di tempat warteg.

Kendati sertifikat vaksin bisa diakses secara online di ponsel, beberapa orang merasa lebih percaya diri dan nyaman mencetaknya menjadi kartu fisik seukuranKTP.

Ramainya orang-orang mencetak sertifikat vaksin menjadi kartu fisikmenjadi berkap bagi pengusaha percetakan di Lebak, Banten.

Di sana, beberapa percetakan meraup omzet jutaan rupiah per hari dari hasil cetak sertifikat vaksin.

Baca juga: Penggemar KFC, Ada Diskon 30 Persen Jika Menunjukan Sertifikat Vaksin Covid-19

Eru Rahman (25) salah seorang yang menjalani usaha percetakan di Rangkasbitung, Lebak, mengatakan, permintaan untuk mencetak sertifikat vaksin ramai sejak dua pekan belakangan.

Dalam sehari ada ratusan sertifikat vaksin yang dicetak, baik sertifikat dosis pertama maupun kedua.

Sertifikat vaksin tersebut dicetak menjadi kartu dengan blangko seukuran KTP.

"Paling banyak pernah 200 kartu yang dicetak dalam sehari," kata Eru, Rabu (4/8/2021).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved