Bisnis Cetak Kartu Vaksin Seukuran KTP, Omzet Jutaan Per Hari, Dinkes Minta Warga Hati-hati
Bisnis percetakan yang sempat lesu saat pandemi corona melanda RI kembali bergeliat lagi dengan ramainya orang-orang mencetak sertifikat vaksin Covid
TRIBUNBATAM.id - Bisnis percetakan yang sempat lesu saat pandemi Covid-19 melanda kembali bergeliat lagi.
Pemicunya adalah banyaknya pekerja pabrik dan orang pribadi yang mencetak sertifikat vaksin menjadi kartu fisik.
Seperti diketahui, sertifikat vaksin menjadi syarat sejumlah aktivitas perjalanan, semisal naik pesawat, kapal hingga makan di tempat warteg.
Kendati sertifikat vaksin bisa diakses secara online di ponsel, beberapa orang merasa lebih percaya diri dan nyaman mencetaknya menjadi kartu fisik seukuranKTP.
Ramainya orang-orang mencetak sertifikat vaksin menjadi kartu fisikmenjadi berkap bagi pengusaha percetakan di Lebak, Banten.
Di sana, beberapa percetakan meraup omzet jutaan rupiah per hari dari hasil cetak sertifikat vaksin.
Baca juga: Penggemar KFC, Ada Diskon 30 Persen Jika Menunjukan Sertifikat Vaksin Covid-19
Eru Rahman (25) salah seorang yang menjalani usaha percetakan di Rangkasbitung, Lebak, mengatakan, permintaan untuk mencetak sertifikat vaksin ramai sejak dua pekan belakangan.
Dalam sehari ada ratusan sertifikat vaksin yang dicetak, baik sertifikat dosis pertama maupun kedua.
Sertifikat vaksin tersebut dicetak menjadi kartu dengan blangko seukuran KTP.
"Paling banyak pernah 200 kartu yang dicetak dalam sehari," kata Eru, Rabu (4/8/2021).
Satu kartu tersebut dipatok oleh Eru dengan biaya Rp 25.000, dengan lama proses satu hingga dua hari karena permintaan yang tinggi sehingga ada antrean cetak.
Ia mengatakan, bisnis percetakan sebelumnya sempat lesu saat pandemi.
Namun kini kembali menggeliat lantaran banyak masyarakat yang mencetak sertifikat vaksin menjadi kartu.
Dia menyebut ini adalah peluang sekaligus berkah.
Kata dia, sangat jarang usahanya menyentuh omzet jutaan per hari, bahkan sebelum pandemi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/06072021bandara-hang-nadim-batam.jpg)