Breaking News:

INFO CUACA KEPRI

Warga Pulau Bintan Waspada, BMKG Prediksi Hujan Pagi Hari Hingga 8 Agustus 2021

Berikut info cuaca Kepri untuk warga Pulau Bintan dan sekitarnya. Prakiraan cuaca berlaku mulai hari ini hingga 8 Agustua 2021.

TribunBatam.id/Endra Kaputra
CUACA KEPRI - Hujan di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Rabu (4/8/2021). BMKG memprediksi cuaca di Pulau Bintan terdapat potensi hujanpada pagi dan siang hari. 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Warga Pulau Bintan diminta waspada akan kondisi cuaca di Kepri.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprediksi adanya potensi hujan pada pagi hari mulai hari ini hingga 8 Agutus 2021.

Berdasarkan analisis dinamika suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 04 Agustus 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C.

Adapun anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat positif yang bernilai antara 0.0 s.d. +1.5°C.

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai -0.76 yang menunjukkan kondisi negatif, dan diprakirakan akan kembali netral dan berlangsung hingga Januari 2022.

Prajurit TNI AL KRI Halasan-630 menyelamatkan bagan nelayan Kecamatan Pulau Tiga yang nyaris hilang di laut akibat cuaca ekstrem, Kamis (29/7).
Prajurit TNI AL KRI Halasan-630 menyelamatkan bagan nelayan Kecamatan Pulau Tiga yang nyaris hilang di laut akibat cuaca ekstrem, Kamis (29/7). (TribunBatam.id/Istimewa)

Sehingga cukup berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Hayu Nur Mahron, Jumat, (6/8/2021).

Analisis per tanggal 04 Agustus 2021 menunjukkan MJO berada di fase tidak aktif.

Sehingga tidak berpengaruh terhadap peningkatan distribusi awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Indonesia, terutama bagian barat.

"Angin Monsun Australia diprakirakan masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia bagian selatan hingga dasarian II Agustus 2021.

Hal ini ditunjukkan dengan aliran massa udara di wilayah Indonesia bagian selatan equator yang masih didominasi angin timuran. Pola siklonal diprediksi terbentuk di wilayah barat Sumatra," terangnya.

Analisa kelembapan udara relatif (relative humidity) pada dasarian I Agustus 2021 dilapisan permukaan umumnya di atas 80 % dan terjadi hingga Dasarian III Agustus.

Baca juga: Dampak Cuaca Ekstrem Natuna, Harga Bilis Melonjak Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram

Baca juga: BESOK, Cuaca di Batam Diprediksi Berawan Tapi Masih Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin

Kelembapan udara relatif pada lapisan 850 mb umumnya dipredikisi berkisar antara 70-85 % hingga Dasarian III Agustus.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan sedang-lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO) dan MJO tidak berpengaruh, sedangkan IOD masih cukup memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia khususnya Indonesia bagian barat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved