Breaking News:

Razia Protokol Kesehatan di Karimun, Tak Pakai Masker Langsung Rapid Antigen

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun merazia tempat-tempat keramaian di Karimun.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Agus Tri Harsanto
(Tribunbatam/YeniHartati)
Petugas saat melakukan Rapid Tes Antigen kepada pengujung kafe yang berada di Jalan Ahmad Yani Kabupaten Karimun 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun merazia tempat-tempat keramaian di Karimun.

Warga yang kedapatan tidak memakai masker langsung menjalani Rapid Tes Antigen.

Tidak hanya kafe, petugas juga menyeser sejumlah titik keramaian lainnya seperti jalanan, warung makan, serta kedai kopi.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengungkapkan tujuan dalam melakukan Rapid Tes Antigen secara acak guna menekan angka penularan Covid-19 yang kini terus melonjak.

"Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 menggelar operasi untuk 3T (Testing, Tracing dan Treatment) kepada masyarakat secara acak dengan melakukan kegiatan Rapid Tes Antigen di lokasi keramaian seperti warung makan dan kafe," ucap Aunur Rafiq.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut selain untuk menekan angka penularan Covid-19. Nantinya, Rapid Tes Antigen secara acak ini juga akan dilakukan hingga 10 hari kedepan.

"Hari ini kita lakukan di 4 Kecamatan yakni Kecamatan Karimun, Meral, Meral Barat dan Tebing. Kegiatan ini akan dilakukan rutin sampai 10 hari kedepan, jika terjadi penurunan baru kita hentikan," jelasnya.

Sebagai Bupati Karimun, ia meminta kesadaran masyarakat untuk melakukan Rapid Tes Antigen sendiri ke puskesmas atau klinik yang telah ditunjuk pemerintah, guna meminimalisir penularan Covid-19 di Kabupaten Karimun.

Selain Rapid Tes Antigen, dalam kegiatan ini seluruh petugas juga turut meninjau sebanyak 45 rumah yang sedang melakukan isolasi mandiri di Kecamatan Karimun.

Di akhir, setelah melakukan Rapid Tes Antigen di sebuah kafe yang berada di Jalan Ahmad Yani terdapat dua laki-laki sebagai pengunjung yang telah dilakukan pemeriksaan oleh petugas menunjukan hasil reaktif Covid-19.

Kedua pengunjung tersebut sempat meremehkan petugas bahkan mengejek petugas sebelum di lakukan Rapid Tes Antigen.

"Kalau gini orang yang tak sakit pasti akan di buat sakit," cetus sinisnya dengan petugas.

Alhasil keduanya di bawa oleh petugas dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap menuju mobil ambulans kemudian di lakukan isolasi terpadu yang telah di sediakan oleh pemerintah Daerah Kabupaten Karimun. (yen)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved