Breaking News:

KORUPSI DI BINTAN

Gubernur Kepri Prihatin KPK Tetapkan Apri Sujadi Tersangka: Beliau Adik Saya

Terkait status tersangka Bupati Bintan Apri Sujadi oleh KPK, Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta kepala daerah dan ASN saling mengingatkan.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Endra Kaputra
Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Jumat (13/8/2021). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepri Ansar Ahmad prihatin atas status tersangka yang kini dijalani Bupati Bintan, Apri Sujadi.

Bersama Plt Kepala BP Bintan, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan langsung ditahan, Kamis (12/8).

Keduanya terjerat kasus korupsi terkait pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Bintan wilayah Kabupaten Bintan tahun 2016-2018.

"Saya sudah dengar dan lihat berita, saya prihatin sekali.

Kita doakan tentunya, semoga proses hukum yang dijalani dimudahkan Allah SWT," ucap Ansar Ahmad, Jumat (13/8/2021).

Ia juga memberikan semangat kepada keluarga agar tetap selalu mendoakan.

Gubernur Kepri itu menyebutkan, Apri Sujadi sudah bagian dalam keluarga besarnya.

"Keluarga juga bisa menerima ini dengan keteguhan dan selalu mendoakan.

Beliau itu boleh dikatakan adik saya dan keluarga besar kami," sebutnya lagi.

Terkait jalannya roda pemerintahan di Bintan, termasuk soal status Plt Bupati Bintan, Ansar Ahmad mengaku harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan biro hukum.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved