HARI PRAMUKA
Mengapa Tunas Kelapa Jadi Lambang Pramuka? Inilah Makna dan Sosok Penemunya
Makna tunas kelapa sebagai lambang Pramuka, Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus yang dicetuskan oleh Robert Baden-Powell
Maka, setiap tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka.
Misi utama gerakan Pramuka adalah mendidik pemuda dan pemudi Indonesia, dari anak-anak, demi meningkatkan rasa cinta tanah air dan bela negara.
Kemudian, istilah Pramuka dicetuskan oleh Sri Sultan Hamengkubuwana IX, terinspirasi dari kata Poromuko yang berarti terdepan dalam perang.
Hingga, tercetus istilah dalam Pramuka yakni Praja Muda Karana yang berarti Jiwa Muda yang Gemar Berkarya.
Makna Tunas Kelapa Lambang Pramuka
Dikutip dari Bobo.grid.id, lambang Pramuka adalah tunas kelapa.
Lambang Gerakan Pramuka diciptakan oleh seorang Pembina Pramuka, yakni Bapak Sumardjo Armodipuro.
Lambang ini sudah digunakan sejak 14 Agustus 1961 lalu, saat Gerakan Pramuka diperkenalkan ke masyarakat.
Sejak saat itulah, lambang tunas kelapa digunakan pada benda-benda Pramuka, seperti bendera, papan nama hingga lencana.
Ada berbagai alasan tunas kelapa dipilih sebagai lambang gerakan Pramuka.
Pertama, tunas kelapa melambangkan setiap anggota Pramuka merupakan tunas bangsa Indonesia.
Sebagai tunas bangsa, kita harus bisa mengharumkan nama Indonesia.
Kemudian, tunas kelapa dapat bertahan lama dalam kondisi apa pun.
Hal ini melambangkan bahwa setiap anggota Pramuka harus bisa bertahan dalam menghadapi segala tantangan untuk mengabdi bangsa Indonesia.
Tunas kelapa yang bisa tumbuh di mana saja melambangkan setiap anggota Pramuka bisa menyesuaikan diri dengan keadaan sekitar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1308_tunas-kelapa.jpg)