Kamis, 21 Mei 2026

Fakta Survei Capres 2024 IPO: Prabowo Tak Masuk 3 Besar, Bagaimana Nasib Anies Baswedan?

Fakta menarik Survei Calon presiden 2024 oleh IPO, Anies Baswedan teratas

Tayang:
Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta
Foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA – Tingkat keterpilihan Anies Baswedan pada survey Calon Presiden 2024 terbaru oleh Indonesia Political Opinion (IPO) mengungkap fakta cukup menarik.

Fakta menarik tersebut yakni tingkat keterpilihan atau elektabilitas Anies Baswedan melesat tinggi.

Prabowo Subianto yang namanya selalu muncul dalam deretan teratas pada survey IPO ini malah nyungsep.

Prabowo Subianto bahkan tidak masuk dalam tiga besar.

Posisi kedua malah dipegang oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan posisi ketiga dipegang oleh Menparekraf Sandiaga Uno.

Ada apa dengan Prabowo Subianto?

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah pada diskusi virtual Polemik MNC Trijaya "Pandemi dan Konstelasi Politik 2024" pada Sabtu (14/8/2021)
mengatakan, survei berlangsung 2-10 Agustus 2021.

Hasilnya, Anies Baswedan memperoleh persentase 18,7 persen. Angka tersebut seslisih jauh dengan tokoh lain.

"Survei kali ini misalnya kami ukur ada 20 nama tokoh, yang kami ukur elektabilitasnya terkait perspektif publik. Nama muncul pertama kali masih teratas Anies Baswedan 18,7 persen, disusul oleh Ganjar Pranowo 16,5 persen, Sandiaga Uno 13,5 persen, AHY 9,9 persen,"kata Dedi Kurnia Syah.

Baca juga: Tanpa Pasang Baliho, Elektabilitas Ganjar Pranowo Ungguli Prabowo dan Anies Baswedan

Menurut dia, ada hal yang menarik pada survei kali ini dibandingkan survei sebelumnya yang digelar April 2021. Pasalnya, nama Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto justru berada di urutan kelima setelah AHY.

"Nama-nama ini menurut saya menarik kenapa? Karena ini untuk pertama kalinya Prabowo keluar dari dominasi bahkan 4 besar. Prabowo hanya mampu mencapai urutan kelima, itu di bawah AHY yaitu 7,8 persen," ungkap Dedi.

Menurut dia, hasil survei ini menggambarkan bahwa nama-nama potensial seperti Anies, Ganjar, dan Sandiaga Uno masih stagnan atau tetap seperti survei sebelumnya.

Lebih lanjut, Dedi mengatakan bahwa di urutan keenam ada nama Ridwan Kamil dengan 6,2 persen, dan Erick Thohir di urutan ketujuh dengan 4,7 persen.

Lalu urutan delapan ada Tito Karnavian dengan 3,6 persen. Urutan sembilan ada Airlangga Hartarto dengan 2,5 persen. Berikutnya, di urutan 10 ada Zulkifli Hasan dengan 1,9 persen.

Menurut Dedi, hasil tersebut menunjukkan bahwa ada nama-nama potensial lainnya yang mulai merangkak naik dalam simulasi Pilpres.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved