Rabu, 22 April 2026

BATAM TERKINI

Penumpang KM Kelud dari Pelabuhan Batu Ampar Batam Meningkat, Tak Lagi Swab PCR

Otoritas Pelni mencatat penumpang dari Batam naik sekitar 15 persen dibanding pelayaran perdana dengan 340 penumpang.

|
TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
PELABUHAN BATU AMPAR - Sejumlah calon penumpang kapal Pelni di Pelabuhan Batu Ampar Batam, Provinsi Kepri, Minggu (15/8/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jumlah penumpang yang menggunakan kapal Pelni KM Kelud cenderung meningkat.

Setidaknya 513 penumpang ikut berlayar menggunakan kapal Pelni yang sempat sandar di Pelabuhan Batu Ampar Batam ini.

Pelayaran kapal Pelni ini, berangkat dengan rute pelayaran Kabupaten Karimun dan Belawan, Provinsi Sumatra Utara.

Jumlah penumpang ini naik sekitar 10 hingga 15 persen jika dibandingkan dengan pelayaran perdana yakni hanya mencapai 340 orang penumpang.

Adapun beberapa persyaratan calon penumpang yang hendak bepergian dengan tujuan Tanjung Balai Karimun dan Belawan Sumatera Utara yakni calon penumpang wajib menunjukan kartu vaksinasi minimal dosis pertama dan juga surat Rapid Test Antigen serta wajib menunjukkan identitas asli.

Sedangkan bagi anak-anak usia 12 tahun ke bawah belum diperbolehkan untuk berlayar ataupun melakukan perjalanan keluar Batam.

Pantauan TribunBatam.id di sekitar ruang tunggu Pelabuhan Batu Ampar Batam, tampak ratusan warga yang akan meninggalkan Batam sedang memadati pintu masuk ruang tunggu Pelabuhan Batu Ampar.

Beberapa calon penumpang harus rela berteduh di emperan ruang tunggu pelabuhan lantaran suasana sedang hujan di kawasan Batuampar dan sekitarnya.

Mereka rela berdiri dan berdesak-desakan agar tidak basah kuyup.

Tampak beberapa porter pelabuhan sedang sibuk menyelamatkan barang-barang milik penumpang dari emperan menuju kedalam ruang tunggu agar tidak basah.

Salah satu calon penumpang tujuan Belawan Sumatra Utara, Amina mengaku ingin pulang kampung mengingat sudah finish kontrak.

"Ingin pulang kampung ajalah di Batam sudah tidak ada kerjaan lagi.

Saya sudah berulang kali coba melamar di puluhan PT yang ada di Batam namun tidak ada satupun yang menerima saya," kata wanita 25 tahun itu saat ditemui TribunBatam.id Minggu, (15/8/2021) pagi.

Dirinya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan pekerjaan di Batam hanya saja kemungkinan karena Covid-19 jadi perusahaan belum bisa menerima karyawan lagi.

Baca juga: KAPAL Pelni Kembali Berlayar Batam, Calon Penumpang Serbu Loket Beli Tiket

Baca juga: Pelabuhan Batu Ampar Batam Disorot, Minim Fasilitas Hingga Genangan Air Selutut Dewasa

"Karena hal tersebut maka saya memutuskan untuk pulang kampung saja.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved