Breaking News:

Harga Tes PCR dan Antigen di Kimia Farma Turun Nyaris 50 Persen, Begini Rinciannya

Kementerian Kesehatan RI pun telah mengumumkan penurunan batas biaya tertinggi tes PCR untuk Covid-19 pada Senin (16/8/2021).

Editor: Rimna Sari Bangun
ISTIMEWA
Ilustrasi kantor Kimia Farma. Kimia Farma telah menurunkan biaya tes PCR dan antigen mulai hari ini (17/8). 

TRIBUNBATAM.id - Mahalnya biaya tes PCR di Indonesia dibandingkan India menjadi topik hangat belakangan ini.

Imbasnya, Presiden Joko Widodo telah meminta batasan harga untuk tes PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk mendeteksi virus corona, maksimal Rp 550 ribu.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo melalui video, seperti dipublikasi kanal resmi YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (15/8/2021).

Menurut Jokowi, penurunan harga tes PCR menjadi salah satu cara memperbanyak testing.

Kementerian Kesehatan RI pun telah mengumumkan penurunan batas biaya tertinggi tes PCR untuk Covid-19 pada Senin (16/8/2021).

Baca juga: Demi Efisiensi Garuda Indonesia Pangkas Gaji Karyawan Mulai Staf hingga Direksi

Harga tes PCR di Jawa-Bali sebesar Rp 495.000 dan Rp 525.000 di daerah lain.

Penurunan harga tes PCR tersebut sudah berlaku mulai hari ini 17 Agustus 2021.

Terkait dengan peraturan Kemenkes RI tersebut, Kimia Farma, perusahaan BUMN yang juga melayani tes PCR akan mengikuti aturan yang diberlakukan tersebut. 

Corporate Secretary Kimia Farma Ganti Winarno mengatakan bahwa pihaknya akan mengikuti keputusan dari pemerintah, termasuk terkait tarif atau harga tes PCR tersebut.

“PT Kimia Farma Tbk. dan seluruh anak perusahaannya berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi guna membantu Pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19,” kata Ganti, Selasa (17/8/2021).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved