Jumat, 29 Mei 2026

BERITA MALAYSIA

Bursa Calon Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim vs Ismail Sabri Yaakob

Kandidat Perdana Menteri Malaysia pengganti Muhyiddin Yassin mulai mengerucut ke persaingan Anwar Ibrahim dengan Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob

Tayang:
Arif KARTONO / AFP
Pemimpin oposisi Anwar Ibrahim (tengah) memberi isyarat di luar Istana Nasional setelah bertemu dengan Raja Malaysia Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah di Kuala Lumpur pada 17 Agustus 2021. 

Anwar Ibrahim dianggap sebagai pilihan yang tepat untuk mengembalikan kepercayaan rakyat kepada pemerintah.

Wakil Presiden Parti Amanah Negara (AMANAH) Datuk Mahfuz Omar mengatakan Pemimpin Oposisi juga memiliki kemampuan dan pengetahuan untuk meningkatkan perekonomian negara yang sedang berjuang.

Dia mengatakan setiap anggota parlemen yang memenangkan Pemilihan Umum ke-14 (GE-14) terakhir dengan tiket PKR, harus mendukungnya untuk jabatan perdana menteri.

Partai Warisan Sabah (Warisan) akan mendukung Anwar Ibrahim sebagai perdana menteri Malaysia asalkan Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu memiliki dukungan yang cukup.

Namun, jika Anwar gagal mendapatkan mayoritas dukungan yang disyaratkan, Warisan berpandangan perlu mendukung presiden partainya, Mohd Shafie Apdal untuk mendapatkan mayoritas.

Ketua Pemuda Warisan Mohd Azis Jamman mengatakan, partainya berusaha meyakinkan anggota parlemen lain untuk mendukung Anwar.

"Kami sudah mengklarifikasi sikap," katanya dilansir Malaysiakini, Selasa (17/8/2021).

Menurut Azis, untuk mendapatkan dukungan mayoritas, calon perdana menteri harus mendapat dukungan setidaknya 111 anggota parlemen.

Ada 220 anggota parlemen saat ini, dengan dua kursi kosong di Dewan Rakyat.

“Jika Anwar tidak bisa melewati angka (dukungan) ini, kami berharap dia akan memberi Shafie kesempatan yang sama untuk meyakinkan tujuh lagi (anggota parlemen untuk memberikan dukungan). Kami akan mencoba yang terbaik. Jika Shafie mendapat dukungan tujuh orang lagi, kami berharap PH akan mendukung kami. Kami akan memberi Anwar kesempatan untuk membuktikan mayoritasnya. Dia pilihan pertama, lalu Shafie”.

"Waktu tidak berpihak pada kita. Kita harus cepat mengambil keputusan. Kalau Anwar bisa menemukan tujuh orang lagi, asalkan tidak melibatkan 'klaster pengadilan', kita akan bersama (mendukung). Kita akan mendukungnya," ujarnya menambahkan.(ath)

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved