Selasa, 19 Mei 2026

CORONA KEPRI

Lingga Zona Oranye Covid-19, Kasus Meninggal Dunia Akibat Corona Terus Bertambah

Kasus meninggal dunia akibat covid-19 di Lingga terus bertambah meski berstatus zona oranye covid-19.

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Tenaga kesehatan RSUD Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepri saat menangani pasien covid-19 yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri berstatus Zona Oranye Covid-19.

Ini artinya daerah yang dipimpin Muhammad Nizar dan Neko Wesha Pawelloy masuk dalam daerah dengan risiko penyebaran sedang virus corona.

Data Satgas Covid-19 Kepri mencatat, jika dua kota yakni Batam dan Tanjungpinang serta empat kabupaten lain berstatus Zona Oranye Covid-19.

Hanya Kabupaten Karimun saja yang masih tercatat menyandang predikat zona merah covid-19.

Meski begitu, kasus baru meninggal dunia akibat covid-19 masih saja bertambah di Lingga.

Berdasarkan data terakhir Satuan Tugas atau Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Lingga, kasus akibat kematian Covid-19 di Lingga sudah merenggut 66 jiwa.

Pada rilis 17 dan 18 Agustus 2021, setidaknya ada 5 tambahan kasus baru angka kematian di Lingga.

"Pada data kami 17 Agustus 2021, ada 3 tambahan kasus meninggal dari wilayah Singkep, Lingga Timur, dan warga Posek.

Kemudian pada data 18 Agustus 2021, ada tambahan 2 kasus meninggal dari Singkep dmeninggal," kata Jubir Satgas Penanganan Covid -19 Kabupaten Lingga, Wirawan Trisna Putra dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Kamis (19/8/2021).

Ia menjelaskan, bahwa ada 22 kasus aktif yang bertambah. Sementara, ada 17 kasus pasien sembuh corona yang bertambah.

Saat ini, kasus aktif Covid-19 di Lingga sebanyak 65 orang.

Wirawan juga mengungkapkan, saat ini masih ada 14 pasien yang berjuang untuk sembuh dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Lingga.

Sementara, ada 3 pasien yang menjalani isolasi di Karantina Terpusat, baik itu di wilayah Kecamatan Singkep dan Kecamatan Lingga.

Baca juga: 21 Gejala Covid-19 pada Orang yang Sudah 2 Kali Divaksin

Baca juga: Lurah Daik Aryanto Tancap Gas Bantu Penanganan Covid Setelah Sembuh dari Virus Corona

COVID-19 LINGGA - Petugas kesehatan RSUD Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri saat menangani pasien Covid-19 di ruang isolasi. Tiga kecamatan di Lingga masoh bebas dari virus corona.
COVID-19 LINGGA - Petugas kesehatan RSUD Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri saat menangani pasien Covid-19 di ruang isolasi. Tiga kecamatan di Lingga masoh bebas dari virus corona. (TribunBatam.id/Istimewa)

"Ada 6 pasien yang dirawat di RSUD Dabo dan 8 pasien di RSUD Encik Mariyam. Sedangkan di Karantina Terpusat ada 2 di wilayah Singkep dan 1 di Daik," kata Wirawan.

Ia menyebutkan tinggal dua wilayah yang berstatus zona merah, yakni Kecamatan Lingga dan Kecamatan Lingga Utara.

Sementara Kecamatan Singkep yang sebelumnya berada di puncak tertinggi kasus Covid-19 saat ini berada di zona orange atau zona rawan.

"Kasus Covid-19 di Lingga sejak tahun 2020 sudah mencapai 2.079 kasus. Dengan rincian 65 kasus aktif, 1.948 kasus sembuh, dan 66 kasus kematian," jelasnya.

Wirawan terus mengimbau, agar masyarakat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menghindari keramaian.

“Jika mengalami demam, batuk, pilek, nyeri otot dan memiliki riwayat perjalanan dari daerah transmisi lokal ataupun memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi Covid-19, segera laporkan dan periksakan kesehatannya pada petugas kesehatan terdekat,” imbaunya.

Baca juga: Batam Tekan Kasus Baru Covid-19, Pasien Sembuh Corona Melejit 170 Dalam Sehari

Baca juga: Kasus Corona di Lingga Menurun, Pasien Covid-19 Sembuh Meningkat Kini Tambah 46 Orang

Sementara itu Ketua Satgas Covid-19 Lingga, Muhammad Nizar mengimbau kepada masyarakat, agar segera berkonsultasi ke rumah sakit jika mengalami gejala yang berpotensi karena corona, seperti pilek, batuk, tidak enak badan, dan lainnya.

"Jangan menunggu sakitnya semakin parah baru ke rumah sakit," ujar mantan Ketua DPRD Lingga ini.

Hal itu demi perlindungan kepada masyarakat, agar tim medis bisa memantau perkembangan penyakit dan tidak terjadi gejala yang lebih berat.

Beirkut rincian kasus aktif covid-19 di Lingga:

1. 10 orang warga Singkep

2. 22 orang warga Lingga Utara

3. 17 orang warga Kecamatan Lingga

4. 2 warga Singkep Barat

KISAH Muhammad Nur Penyintas Covid-19 Lingga, Terpapar Warga Saat Isi Bensin. Foto Muhammad Nur saat mendapat bantuan dari pihak Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.
KISAH Muhammad Nur Penyintas Covid-19 Lingga, Terpapar Warga Saat Isi Bensin. Foto Muhammad Nur saat mendapat bantuan dari pihak Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

5. 1 warga Selayar

6. 3 warga Singkep Selatan

7. 3 warga Bakung Serumpun

8. 1 warga Senayang

9. 5 warga Lingga Timur

10. 1 warga Kepulauan Posek.(TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved