Breaking News:

PSDKP Batam Tangkap 2 Kapal Asing Pelaku Illegal Fishing di Laut Natuna Utara

Dua kapal asing ditangkap PSDKP Batam di Laut Natuna Utara. Kapal itu diduga mengoperasikan alat tangkap trawl

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/beres lumbantobing
PSDKP Batam menggelar konfrensi pers tangkapan Kapal Ikan Asing (KIA) pelaku illegal fishing bertempat di Pangkalan PSDKP Batam, Jumat (20/8/2021) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menangkap dua kapal ikan asing pelaku illegal fishing di Laut Natuna Utara pada Selasa (17/8/2021) lalu.

“Aparat Ditjen PSDKP KKP telah menangkap dua kapal ikan asing ilegal berbendera Vietnam pada Selasa (17/8/2021) tepat menjelang detik-detik Proklamasi.

Ini merupakan hadiah dari KKP dalam rangka HUT ke-76 RI," kata Direktur Jenderal PSDKP, Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin dalam konferensi pers di Pangkalan PSDKP Batam pada Jumat (20/8/2021).

Ia menyebut dalam proses penangkapan tersebut, terjadi perlawanan yang mengakibatkan satu kapal terbakar dan tenggelam.

Baca juga: FOTO Detik-detik Bakamla Pepet Kapal Ikan Asing Vietnam di Laut Natuna, Lari Ditembak Peringatan

Baca juga: Ngaku Tanpa Muatan, Kapal Asing Ketahuan Bawa Limbah Beracun Hendak Dibuang di OPL

Adin menuturkan bahwa operasi pengawasan yang dilakukan oleh Kapal Pengawas Perikanan Hiu 11, Hiu Macan Tutul 02 dan Orca 03 mendeteksi keberadaan dua kapal berbendera Vietnam KG 1843 TS dan KG 9138 TS yang melakukan aksi pencurian ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 711 Laut Natuna Utara.

Kedua kapal tersebut diduga mengoperasikan alat tangkap trawl yang ditarik dengan dua kapal (pair trawl).

“Pair trawl ini tentu sangat merusak karena beroperasi sampai secara aktif dan memiliki tingkat selektif sangat rendah sehingga semua ikan bisa tertangkap baik besar maupun kecil,” ujar Adin.

Adin menambahkan bahwa saat ini kapal dan 22 awak kapal berkewarganegaraan Vietnam telah berada di Pangkalan PSDKP Batam untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapal Ikan Asing (KIA) tangkapan PSKDP Batam di Laut Natuna Utara pada Selasa (17/8/2021) saat berada di Pangkalan PSDKP Batam
Kapal Ikan Asing (KIA) tangkapan PSKDP Batam di Laut Natuna Utara pada Selasa (17/8/2021) saat berada di Pangkalan PSDKP Batam (tribunbatam.id/beres lumbantobing)

Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono menyampaikan bahwa dalam proses penangkapan tersebut sempat terjadi perlawanan dari para pencuri ikan.

Satu kapal ilegal fishing yaitu KG 1843TS yang diawaki oleh 17 awak kapal pun mengalami kebakaran dan tenggelam.
Namun demikian, Ipunk memastikan bahwa seluruh awak kapal yang terbakar tersebut berhasil dievakuasi dan dalam kondisi baik.

“Satu kapal yang melakukan perlawanan akhirnya terbakar karena overheat dan tenggelam. Namun, seluruh awaknya berhasil kami evakuasi,” ujar Ipunk.

Dengan penangkapan dua kapal asing ilegal tersebut, KKP telah menangkap 130 kapal selama 2021, terdiri dari 84 kapal ikan Indonesia yang melanggar ketentuan dan 46 kapal ikan asing yang mencuri ikan.

Terdiri dari 15 kapal berbendera Malaysia, 6 kapal berbendera Filipina dan 25 kapal berbendera Vietnam.

Selain gigih memberantas illegal fishing, KKP juga terus menunjukkan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan dengan menangkap 62 pelaku destructive fishing seperti bom ikan, setrum maupun racun.

(Tribunbatam.id/bereslumbantobing)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved