Breaking News:

DPRD Natuna Minta Perusda Jual Aset untuk Menutup Utang Rp 4 Miliar Lebih

Ketua Pansus C DPRD Natuna Eryandy menyebut, salah satu cara menyelesaikan utang Perusda yakni menjual aset Perusda yang ada

Penulis: Kontributor Natuna | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Wina
DPRD Natuna Minta Perusda Jual Aset untuk Menutup Utang Rp 4 Miliar Lebih. Foto Kantor Perusda Natuna 

Laporan Kontributor Tribun Batam di Natuna, Wina

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Perusahaan Daerah (Perusda) Natuna saat ini dalam masa transisi kepemimpinan.

Diketahui di tangan pemimpin atau Direktur Umum sebelumnya, Perusda Natuna memiliki utang yang tidak sedikit.

Jumlahnya mencapai Rp 4 miliar lebih.

Utang ini merupakan utang dari manejemen Perusda yang lama, antara lain utang insentif pegawai dan lainnya.

Sementara Pemkab Natuna punya wacana untuk mengalihkan status Perusda menjadi Perusahaan Umum Perdagangan Sri Serindit Natuna.

Ketua Pansus C DPRD Natuna, Eryandi
Ketua Pansus C DPRD Natuna, Eryandi (tribunbatam.id/Wina)

Itu terangkum dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diusulkan kepada DPRD Natuna, pada 9 Agustus 2021 lalu.

Pansus C DPRD Natuna yang membahas mengenai Ranperda Perubahan Perusda menjadi Perusahaan Umum Perdagangan Sri Serindit Natuna, minta agar Perusda Natuna dapat menyelesaikan utang yang ada terlebih dahulu.

"Untuk menyelesaikan utang itu kan banyak solusinya. Salah satunya dengan menjual aset Perusda yang ada," ujar Ketua Pansus C DPRD Natuna, Eryandy, Jumat (20/8/2021).

DPRD Natuna saat melakukan peninjauan aset di Kecamatan Pulau Tiga belum lama ini
DPRD Natuna saat melakukan peninjauan aset di Kecamatan Pulau Tiga belum lama ini (tribunbatam.id/istimewa)

Politisi Partai Perindo ini mengatakan, menjual aset yang ada merupakan salah satu solusi terbaik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved