Breaking News:

KEPRI TERKINI

DPRD Kepri Setujui Ranperda RPJMD 2021-2026 Disahkan, Ini Respons Gubernur Ansar

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi Pansus RPJMD DPRD Kepri telah mencurahkan energi dan pikirannya terkait ranperda RPJMD

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat menghadiri Rapat Paripurna Laporan Akhir Pansus Terhadap Ranperda RPJMD Provinsi Kepri Tahun 2021-2026 di Ruang Rapat Sidang Utama DPRD Provinsi Kepri, Senin (23/8/2021) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersyukur dengan berbagai dinamika dalam proses pembahasan Ranperda RPJMD Provinsi Kepri Tahun 2021-2026 telah dilalui dengan semangat demokrasi, sinergi dan menjunjung nilai-nilai kebersamaan.

Substansi dokumen RPJMD yang diajukan telah mengalami penajaman dan penyempurnaan atas masukan dan saran yang diberikan oleh Panitia Khusus DPRD Provinsi Kepri.

"Untuk itu, kami sangat mengapresiasi khususnya kepada Panitia Khusus RPJMD, yang telah mencurahkan energi dan pikiran, serta memberikan saran, tanggapan dan koreksi," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad pada Rapat Paripurna Laporan Akhir Pansus terhadap Ranperda RPJMD Provinsi Kepri Tahun 2021-2026 di Ruang Rapat Sidang Utama DPRD Provinsi Kepri, Senin (23/8/2021).

Agenda paripurna kali ini sekaligus persetujuan DPRD terhadap Ranperda untuk ditetapkan menjadi Perda yang tertuang dalam Keputusan DPRD Provinsi Kepri Nomor 19 tahun 2021 tentang Persetujuan Penetapan Ranperda Tentang RPJMD Provinsi Kepri tahun 2021 2026 menjadi Perda.

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak didampingi Wakil Ketua II Raden Hari Tjahyono dan Wakil Ketua III Tengku Afrizal Dachlan.

Baca juga: Pemprov Kepri Minta Pembelajaran Tatap Muka Ditunda, Ini Kata Kadisdik

Baca juga: Gubernur Kepri Dukung Penuh Gebyar Melayu Pesisir Seri-2

Berdasarkan Laporan Akhir Pansus yang sebelumnya telah dibacakan, terdapat beberapa penyempurnaan berbagai substansi dokumen RPJMD.

"Perubahan proyeksi pendapatan daerah dari rancangan RPJMD yang diusulkan dapat dimaklumi karena terjadinya perubahan asumsi-asumsi pendapatan berdasarkan perkiraan yang paling rasional dan objektif khususnya sebagai imbas pandemi Covid-19 yang berdampak luas terhadap keuangan regional, nasional, dan global," ucap Ansar.

Kemudian ada beberapa kondisi yang tidak bisa diprediksi seperti Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus maupun sumber-sumber lain agar tetap dimaksimalkan oleh OPD teknis dengan melakukan komunikasi dan koordinasi secara intens dengan Pemerintah Pusat.

"Menurut pemikiran kami masih terdapat potensi penerimaan daerah yang perlu dikejar dengan serius seperti penerimaan pajak dan retribusi daerah.

Dengan keseriusan InsyaAllah berbagai upaya yang kita rencanakan akan dapat terealisasi dan berdampak secara baik kepada perekonomian daerah," ujar Ansar.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat menghadiri Rapat Paripurna Laporan Akhir Pansus Terhadap Ranperda RPJMD Provinsi Kepri Tahun 2021-2026 di Ruang Rapat Sidang Utama DPRD Provinsi Kepri, Senin (23/8/2021)
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat menghadiri Rapat Paripurna Laporan Akhir Pansus Terhadap Ranperda RPJMD Provinsi Kepri Tahun 2021-2026 di Ruang Rapat Sidang Utama DPRD Provinsi Kepri, Senin (23/8/2021) (tribunbatam.id/istimewa)

Selanjutnya dengan ditetapkannya Peraturan Daerah tentang RPJMD Provinsi Kepri Tahun 2021-2026 ini, Gubernur Ansar menginstruksikan kepada seluruh Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah untuk melakukan penuntasan Rencana Strategis Perangkat Daerah sesuai urusan dan kewenangan masing-masing dengan berpedoman kepada RPJMD Provinsi Kepri Tahun 2021 2026.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved