CORONA KEPRI
Nasib Belajar Tatap Muka di Tanjungpinang, Terhenti Setelah Muncul Edaran Pemprov Kepri
Pro kontra belajar tatap muka di sekolah jadi sorotan sejumlah orang tua dan pihak sekolah di Tanjungpinang.
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Keputusan Pemprov Kepri untuk kembali memberlakukan belajar dari rumah atau daring direspon beragam.
Tidak hanya orang tua, kebijakan menghentikan belajar tatap muka juga dikeluhkan pihak sekolah.
Uji coba belajar tatap muka sebelumnya sempat digelar mulai 18 Agustus 2021.
Sayangnya belajar tatap muka kembali ke sistem daring yang dimulai pada Senin, 23 Agustus 2021.
Wakil Kepala Sekolah SMPN 7 Tanjungpinang, Adriana Fitriani selaku mengaku kecewa dengan keputusan tersebut.
Pasalnya, menurut dia saat percobaan belajar tatap muka di Tanjungpinang semangat dari peserta didik hingga tenaga pendidik luar biasa.
"Padahal kemarin saat belajar tatap muka, semangat pelajar dan para guru sangat luar biasa.
Kemudian belajar kembali dilakukan secara daring.
Tentu kami sedikit kecewa dengan keputusan ini," ujarnya kepada TribunBatam.id, Rabu (25/8/2021).
Adriana pun berharap agar Pemko Tanjungpinang meninjau kembali keputusan terkait pembelajaran yang dilakukan secara daring.
Selain itu, sebagian besar orangtua peserta didik kecewa dengan kebijakan ini.
Karena dengan kembali belajar dari rumah maka orangtua harus ekstra memperhatikan anak-anak belajar dan juga membelikan kuota internet lebih.
"Merasa sangat kecewa sekali, kemarin anak-anak semangat sekali karena sudah bisa sekolah tatap muka.
Sayangnya hari ini sudah kembali Daring, rasanya gimana gitu," kata Hasanah orangtua siswa di Tanjungpinang.
Sementara itu, kekecewaan juga dirasakan oleh Fitri orangtua dari Siswa SMPN 7 Tanjungpinang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/belajar-tatap-muka-di-tanjungpinang-123.jpg)