Sebelum Dibunuh, Tuti Curhat ke Kakaknya, Hidupnya Tak Tenang Setelah Dimadu Suaminya
Setelah dimadu, nasib Tuti berubah. Sebelum meninggal dunia dia sempat bercerita kepada kakaknya kalau sering mendapat teror dari istri muda suaminya
TRIBUNBATAM.id, SUBANG -- Banyak cerita yang tertinggal setelah kematian secara tidak wajar Ibu dan anak di Subang.
Pembunuhan ibu dan anak tersebut meninggalkan banyak teka-teki.
Ternyata selama dimadu oleh suaminya, hidup Tuti merasa tidak tenang.
Sebab madunya berinisial M itu sering meneror Tuti melalui pesan singkat.
Kendati Tuti sudah mengganti no HP nya, namun sang Madu tetap saja mendapatkan no baru Tuti.
Cerita itu pernah disampaikan Tuti kepada kakanya semasa hidup.
Dari cerita sang kakak yang diketahui bernama Lilis Sulastri (56). Hidup Adiknya tidak tenang setelah dimadu oleh suaminya.
Pengakuan mengejutkan datang dari keluarga korban pembunuhan ibu dan anak yang jasadnya ditemukan dalam bagasi mobil di Kampung Cisueti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang.
Sebelum tewas dibunuh bersama Amelia (23) pada 18 Agustus 2021, Tuti (55) ternyata mendapat pesan misterius dari seseorang.
Tak cuma sekali, pesan misterius itu sering dikirim ke nomor WhatsApp Tuti.
Mengetahui hidupnya terganggu, Tuti pun mengadu kepada sang kakak, Lilis Sulastri (56).
Kakak korban, Lilis Sulastri mengaku cukup dekat dengan adiknya.
Bahkan saking dekatnya, dia menjadi tempat mengadu atau curhat korban.
Dalam satu kesempatan, Tuti mengeluhkan sering mendapat kata-kata kasar dari seseorang melalui pesan singkat WhatsApp.
Alhasil, Tuti pun sering mengganti nomor HP nya, namun pesan misterius itu selalu datang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/istri-muda-yosef-nich.jpg)