Dilarang Jutek dan Dandan Menor, Begini Tips Interview agar Diterima Bekerja

Pelamar kerja harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin agar proses interview berjalan dengan lancar dan sukses.

ilustrasi dokument thesisscientist.com
ilustrasi wawancara atau interview kerja 

TRIBUNBATAM.id - Dalam proses seleksi masuk kerja, biasanya perusahaan akan mewawancarai atau melakukan interview kepada pelamar pekerjaan.

Interview kerja bisa jadi salah satu hal yang paling menentukan bagi pelamar.

Pasalnya, proses interview akan menentukan layak tidaknya pelamar diterima bekerja.

Untuk itu, pelamar kerja harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin agar proses interview berjalan dengan lancar dan sukses.

Lalu bagaimana agar interview berlangsung sukses, simak tips berikut ini:

1. Berpenampilan necis dan sopan

Namanya mau interview kerja, berpakaian yang rapi.

Busana yang dikenakan tidak harus baru, tetapi terlihat bersih dan rapi.

Baju dan celana atau rok disetrika, sehingga tidak nampak kusut, kumel, dan kucel.

Gunakan aksesoris dan riasan minimalis.

Jangan menor bagi pelamar wanita. Rok pun tidak terlalu pendek.

Sebaiknya di bawah lutut. Semprot parfum secukupnya agar badan wangi dan segar, serta menunjang penampilan.

Jangan berlebihan, karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Penampilan mencerminkan kepribadianmu.

Jika penampilan atau berpakaian asal-asalan menunjukkan kepribadian yang asal-asalan pula. Ini bisa menjadi satu poin minus di mata pewawancara.

Baca juga: Siapkan Kuota 800 Ribu Peserta, Simak Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 19

2. Datang tepat waktu

Disiplin sangat penting dalam dunia kerja. Untuk memberi kesan awal yang baik, datanglah tepat waktu pada saat wawancara kerja.

Baiknya datang lebih awal, sekitar 15-30 menit sebelum jadwal wawancaramu.

Waktu ini bisa kamu gunakan untuk merapikan penampilanmu lagi, menyiapkan berkas yang diperlukan seperti CV, serta menenangkan pikiran.

Datang tepat waktu juga dapat memberi kesan pertama yang baik kepada pewawancara. Kamu punya time management yang bagus dalam keseharian.

3. Dilarang jutek

Cara mempromosikan diri lainnya adalah bersikap ramah.

Pasang senyum manis, berjabat tangan erat, dan menyapa duluan pewawancara.

Dilarang jutek agar tidak dianggap pemarah, galak, sinis, dan cuek.

Sebaiknya kamu menunjukkan bahwa kamu orang yang hangat dan ramah.

Tersenyum dan bersikap ramah itu seperti ‘virus menular.’ Jika kamu tersenyum lebih dulu, maka pewawancara juga akan membalas senyummu.

Sebuah kesan pertama epik yang akan diingat oleh pewawancara.

Namun demikian, berikan senyum sewajarnya ya. Dengan senyum, suasana akan lebih mencair dan membuat kalian merasa lebih nyaman.

Baca juga: Bagaimana Jika Peserta Tes SKD CPNS 2021 Positif Covid-19? BKN Memberikan Solusi Ini

4. Tunjukkan kelebihanmu

Saat wawancara kerja adalah waktu terbaik untuk menunjukkan kelebihan.

Kelebihan yang kamu sebutkan di dalam surat lamaran kerja.

Kini, kamu utarakan di depan pewawancara.

Bahwa kamu memiliki kemampuan dan keahlian dalam bekerja atau di bidangnya, termasuk juga untuk fresh graduate tanpa pengalaman kerja.

Misalnya public speaking, analytical thinking, problem solving, atau lainnya.

Kelebihan tersebut yang akan menjadi sisi terbaik, nilai tambah kamu dibanding kandidat lain.

Buatlah contoh berupa kasus nyata, berdasarkan pengalaman, di mana kamu menggunakan kelebihan tersebut dalam pekerjaan. Jadi bukan sekadar omongan kosong belaka.

Baca juga: Login cekbansos.kemensos.go.id untuk Cek Penerima Bansos Tunai Rp 300 Ribu dan Beras 10 Kg

5. Menjaga etika

Menjaga etika saat proses wawancara adalah mutlak. Hal ini dapat menjadi bahan pertimbangan pewawancara untuk menerimamu bekerja.

Percuma punya keahlian memadai, tetapi kalau etika selama wawancara jelek, imej kamu bakal rusak.

Pewawancara bukan hanya mencari kandidat yang memiliki skill, namun juga atittude yang baik. Oleh sebab itu, jaga etikamu saat diwawancara.

Contohnya terlalu banyak tertawa, memainkan rambut, pandangan ke mana-mana, berbohong, banyak bicara, menggunakan bahasa atau kalimat yang buruk, dan lainnya.

Duduklah dengan sopan, postur tubuh tegak, jangan bicara bila tidak ditanya kecuali dipersilakan bertanya, hindari membual atau berbohong, gunakan kalimat yang baik, serta fokus atau tetap menjaga kontak mata ketika wawancara.(*)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved