Breaking News:

Kasus Perundungan di KPI, Korban Surati Presiden Jokowi Minta Perlindungan

Baru-baru ini beredar pesan berantai pengakuan salah satu pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat jadi korban bullying.

Editor: Eko Setiawan
pexels.com
Ilustrasi perundungan 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Kasus perundungan yang dilakukan oleh karywan yang bekerja di Komisi Penyiaran Indonesia.

Selama bekerja sejak 2012 lalu, korban terus mendapatkan perundungan oleh teman-temanya di Kantor.

Saat ini, kasus tersebut menjadi viral di media sosial.

Baru-baru ini beredar pesan berantai pengakuan salah satu pegawai Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI) Pusat jadi korban bullying.

Pesan tersebut tersiar dengan maksud untuk mendapatkan perhatian dari khalayak ramai bahkan ditujukan untuk Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Dalam pesan tersebut, pria berinisial MS mengaku menjadi korban dari kejadian ini.

Ia mengaku mengalami perundungan sejak 2012 silam oleh 8 orang oknum.

"Sepanjang 2012-2014, selama 2 tahun saya dibully dan dipaksa untuk membelikan makan bagi rekan kerja senior," tulis MS dalam pesan yang diterima TribunJakarta.com, Rabu (1/9/2021).

Diketahui, MS merupakan karyawan yang bekerja di KPI.

"Padahal kedudukan kami setara dan bukan tugas saya untuk melayani rekan kerja,"

"Tapi mereka secara bersama sama merendahkan dan menindas saya layaknya budak pesuruh," ucapnya.

Curhatan hati MS tersebut diberi judul: Tolong Pak Jokowi, Saya Tak Kuat Dirundung dan Dilecehkan di KPI, Saya Trauma.

MS mengaku sudah tak terhitung berapa kali mengalami perundungan tanpa bisa melawan.

Paling parah, tahun 2015 MS mengaku sempat mengalami pelecehan yang dilakukan para oknum tersebut.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved