Breaking News:

BINTAN TERKINI

TAK Tahan 4 Tahun Dinodai Ayah Kandung Sejak SMP, Gadis Bintan Akhirnya Mengadu ke Ibu

Seorang gadis Bintan mengadukan ayah kandungnya karena tak tahan menjadi korban perbuatan bejat sang ayah yang menodainya sejak dia SMP.

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora
Pelaku tindakan asusila terhadap ayah kandung di Bintan diamankan Polisi. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Jajaran Polsek Bintan Timur mengamankan seorang pria di Bintan Timur yang tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri.

Perbuatan tidak terpuji itu dilakukan tersangka berinisial HM terhadap putrinya berinisial P sejak korban berusia 15 tahun atau di kelas 2 SMP pada tahun 2016 lalu.

Kapolres Bintan, AKBP Tidar melalui Kasi Humas Polres Bintan, Ipda M Alson menuturkan bahwa kasus tersebut terungkap saat korban menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya.

Kemudian ibu korban melaporkannya ke Polsek Bintan Timur pada tanggal 19 Agustus 2021 lalu.

"Setelah diterima laporannya, pihaknya langsung menindaklanjuti dan mengamankan tersangka untuk melakukan pemeriksaaan lebih lanjut," tuturnya.

Alson menjelaskan, dari hasil pemeriksaan tersangka HM mengakui melakukan perbuatan cabul terhadap anak kandungnya yang berinisial P yang masih berusia 19 tahun.

Dari pengakuan pelaku perbuatan tersebut dilakukan tersangka sejak korban berusia 15 tahun atau di kelas 2 SMP pada tahun 2016 lalu.

Hubungan antara tersangka dan korban adalah anak kandung dari tersangka yang tinggal serumah.

Baca juga: Lelang SPAM Batam Bakal Diulang, Wakil Ketua II DPRD Batam : Pemda Dapat Apa?

"Tindakan bejat yang dilakukan pria berinisial HM tersebut sudah berulang kali dilakukan sejak kurun waktu Tahun 2016 s/d 2020," terangnya.

Alson juga menyebutkan, kejadian tersebut terjadi di rumah tempat tinggal keduanya yang beralamat di wilayah Kecamatan Bintan Timur.

"Tersangka melakukan perbuatan tidak terpuji itu pada anaknya saat istri atau ibu kandung korban sedang tidak di rumah.

Hal itupun dilakukan tersangka berulang kali sejak SMP hingga korban tamat SMK," katanya.

Atas perbuatannya tersangka pun kini sudah ditahan di balik jeruji di Mapolsek Bintan Timur.

Tersangka disangkakan telah melanggar Undang-undang RI No 35 Tahun 2014, tentang Perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved