Breaking News:

ROHANI KRISTEN

DOA, Bacaan dan Renungan Harian Katolik Selasa, 7 September 2021: Jalani Tugas Panggilan Dengan Baik

DOA, Bacaan dan Renungan Harian Katolik Selasa, 7 September 2021 mengajak seluruh umat Katolik untuk menjalani tugas dengan baik.

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
ISTIMEWA
ILUSTRASI - Lukisan tentang Yesus memanggil Zakeus, pemungut cukai. Yesus datang ke rumah Zakeus dan hari itu Zakeus pun bertobat dan kembali ke jalan yang benar. 

Saya ajak anda merenungkan: Kita Semua Dipanggil-Jalani Tugas Panggilan Kita Dengan Baik.

Saudara dan saudariku terkasih dalam Kristus,

Dalam Injil hari ini ada dua bagian. Bagian pertama diceritakan bahwa ketika Yesus memulai misi-Nya, Dia memilih dua belas orang untuk menjadi sahabat dan rasul-Nya.

Sedangkan dalam bagian kedua ditampilkan apa tugas panggilan dari Yesus yang adalah misiNya dan yang harus juga dibuat oleh orang orang yang dipanggilNya, para muridNya.

Dalam memilih dua belas, kita melihat ciri khas pekerjaan Tuhan: Yesus memilih orang-orang yang sangat biasa. 

Mereka adalah non-profesional, yang tidak memiliki kekayaan atau posisi.  Mereka dipilih dari orang-orang biasa yang melakukan hal-hal biasa, tidak memiliki pendidikan khusus, dan tidak memiliki keuntungan sosial. 

Yesus menginginkan orang-orang biasa yang dapat mengambil tugas dan melakukannya dengan sangat baik. 

Dia memilih orang-orang ini, bukan karena siapa mereka, tetapi untuk apa mereka akan mampu menjadi orang terpanggil di bawah arahan dan bimbingan kekuasaanNya.

Yesus tahu mereka adalah orang orang yang bisa menyerahkan diri untuk tugas panggilan yang diberikan.

Saudara dan saudariku terkasih dalam Kristus,

ketika Tuhan memanggil kita untuk melayani, kita tidak boleh merendahkan diri terlalu karena kita berpikir bahwa kita memiliki sedikit atau tidak sama sekali untuk ditawarkan. 

Tuhan mengambil apa yang dapat ditawarkan oleh orang biasa, seperti kita, dan menggunakannya untuk kebesaran di kerajaanNya. 

Apakah ada sesuatu yang menahan diri kita untuk memberikan diri tanpa syarat kepada Tuhan?

Saudara dan saudariku terkasih dalam Kristus,

Di bagian kedua dari Injil hari ini diceritakan bahwa ke mana pun Yesus pergi, orang-orang datang kepada-Nya karena mereka telah mendengar segala sesuatu yang dilakukan-Nya.

Mereka lapar akan Tuhan dan menginginkan kesembuhan dari penderitaan mereka.  Dalam iman mereka mendesak Yesus agar mereka boleh menyentuhNya. 

Ketika mereka melakukannya, kuasa yang datang dari Yesus menyembuhkan mereka.  Bahkan setan gemetar di hadapan Yesus dan pergi karena teguranNya.

Yesus menawarkan kebebasan dari kuasa dosa dan penindasan kepada semua orang yang mencari Dia dengan iman yang penuh harap.

Itulah misi pelayanan yang Dia jalankan. Yesus menginginkan pula orang orang yang Dia panggil untuk membawa semakin banyak orang kepadaNya.

Tetapi itu mengandaikan bahwa setiap orang yang dipanggil Tuhan harus berserah padaNya. Ketika anda dan saya mendengar firman Tuhan dan mempertimbangkan semua yang Yesus lakukan, bagaimana tanggapan kita? 

Dengan keraguan atau dengan iman yang penuh harapan?  Dengan skeptisisme atau dengan kepercayaan penuh percaya diri? 

Mari kita minta Tuhan untuk meningkatkan iman  dalam kuasa dan kasih karuniaNya yang menyelamatkan.

Saudara dan saudariku terkasih dalam Kristus,

Kita murid murid Tuhan adalah orang orang biasa dan bukan luar biasa dimata Tuhan. Kita dipanggilNya dalam kasih dan kerendahanhati.

Mari dengan penuh rendah hati kita serah diri, biarkan diri dituntunNya dengan semangat cinta, dan melayani dengan luar biasa karena Dia yang memanggil itu luar biasa, Tuhan kita. Amin.

Baca juga: DOA, Bacaan dan Renungan Harian Katolik Kamis, 15 Juli 2021: Enaklah Kuk Yang Tuhan Yesus Pasang

ILUSTRASI - Yesus berdoa kepada umat-Nya
ILUSTRASI - Yesus berdoa kepada umat-Nya (ISTIMEWA)

Doa

Tuhan Yesus Kristus'> Yesus Kristus, Engkau adalah Anak Allah dan Juruselamat dunia. Kobarkanlah hati kami dengan kasih yang membara bagi-Mu dan dengan iman yang penuh harap akan kuasa penyelamatan-Mu.

Biarkanlah hidup kami dan semua yang kami miliki sebagai persembahan  cinta untukMu, yang adalah segalanya bagi kami dan pakailah kami sebagai sarana cintaMu buat semua orang.

Semoga kita semua dan semua yang kita sayangi dan kasihi, serta segala usaha dan kerja kita, dibimbing, dilindungi dan diberkati Allah yang Mahakuasa, Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin. ( TRIBUNBATAM.id/ Thomm Limahekin)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved