Jangan Abaikan, Ini Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Agar HRD Tertarik
para pencari kerja harus bisa memanfaatkan sebaik mungkin apa saja yang bisa ditonjolkan untuk membuat HRD perusahaan tertarik.
TRIBUNBATAM.id - Ketika melamar pekerjaan, ada dua berkas yang tak boleh luput dari perhatian para pencari kerja, yakni daftar riwayat hidup atau CV dan juga surat lamaran kerja.
Surat lamaran kerja sering kali diabaikan oleh para pencari kerja dengan tidak menyertakannya bersamaan dengan CV.
Padahal, kehadiran surat lamaran sangat penting dan berpotensi memberikan peluang yang lebih besar bagi para pelamar untuk dipanggil melakukan wawancara kerja.
Surat lamaran kerja ini seakan menjadi gerbang pertama untuk mendapatkan pekerjaan.
Untuk itu, para pencari kerja harus bisa memanfaatkan sebaik mungkin apa saja yang bisa ditonjolkan untuk membuat HRD perusahaan tertarik.
Mengenai isi surat lamaran, kamu bisa menuliskan keahlian, keterampilan dan kekuatan yang kamu punyai.
Selain pola dan susunannya, pelamar juga harus menghindari 8 kesalahan fatal yang acapkali ditemui.
Baca juga: Cara Membuat CV yang Menarik di Mata HRD, Tak Perlu Bertele-tele
Berikut contoh surat lamaran kerja dan 8 kesalahan fatal yang perlu dihindari:
Contoh Surat Lamaran Kerja
Pastikan surat lamaran kerja dan dokumen lampiran lainnya ditulis dengan baik dan benar.
1. Tempat dan tanggal penulisan surat
Format : Kota/ Kabupaten, tanggal bulan tahun
2. Tujuan surat
Kepada Yth. orang beserta gelar dan jabatan atau nama perusahaan yang dituju.
Hal :
Yth.
Bpk. / Ibu Personalia
3. Tujuan Surat
Perusahaan yang dituju
Alamat lengkap beserta kota/kabupaten dengan kode pos
4. Salam pembuka
Dengan hormat,
5. Kata pengantar/pembukaan
Dalam menuliskan kata pengantar, atau pembuka, sebaiknya cantumkan dari mana pelamar mendapatkan informasi mengenai lowongan kerja tersebut.
Entah informasi yang anda peroleh ini berasal dari, surat kabar, internet atau teman pelamar.
Sebutkan posisi pekerjaan yang dituju oleh pelamar, terutama jika dalam perusahaan tersebut membutuhkan banyak sekali karyawan dengan berbagai posisi baru.
6. Biodata pribadi
Bagian ini sangat penting dicantumkan, karena terkait dengan data diri pelamar secara personal.
Data ini berisi nama lengkap pelamar (gelar tidak wajib), tempat dan tanggal lahir, alamat sesuai KTP, alamat domisili (jika domisili berbeda dengan alamat yang tercantum pada KTP), nomor telepon atau nomor handphone, E-Mail, Pendidikan (tidak wajib).
Jika Anda ingin menuliskan latar belakang pendidikan pelamar, tulis saja latar belakang pendidikan terakhir pelamar, atau sesuai dengan batas syarat jenjang pendidikan yang diminta.
Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama :
Tempat / tgl. lahir :
Pendidikan Terakhir :
Alamat :
Telepon (HP) :
Status :
Baca juga: Dilarang Jutek dan Dandan Menor, Begini Tips Interview agar Diterima Bekerja
7. Pengalaman kerja dan kemampuan pelamar
Jika Anda pernah bekerja, sebelumnya, cantumkan riwayat pekerjaan Anda sebelumnya.
Namun jika anda baru selesai menempuh masa pendidikan(fresh-graduate), dan belum pernah bekerja, maka tidak perlu menuliskan pengalaman Anda.
Cantumkan juga kemampuan Anda yang mungkin dibutuhkan oleh perusahaan tersebut, dan bahkan dapat menjadi nilai tambah bagi pelamar.
Saat ini saya dalam keadaan yang sehat dan memiliki kemampuan …………………. Kejujuran selalu saya utamakan. Latar belakang pendidikan saya sangat memuaskan. Saya juga dapat mengoperasikan ………………, menguasai ……………., merupakan nilai tambah dari saya.
8. Lampiran pada surat lamaran kerja
Untuk meyakinkan perusahaan yang dituju mau menerima pelamar, sebaiknya lampirkan hal-hal yang dapat memberi nilai tambah bagi pelamar.
Cantumkan keterangan tambahan pada halaman surat lamaran.
Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :
- Daftar Riwayat Hidup
- Foto copy ijazah S1
- Foto copy transkrip nilai
- Foto copy sertifikat kursus dan pelatihan
- Pas photo terbaru
Baca juga: Cara Membuat Surat Lamaran Kerja dalam Bahasa Indonesia dan Inggris
9. Penutup
Jika pelamar memiliki keinginan yang kuat untuk mendapatkan pekerjaan atau posisi yang diinginkan dalam sebuah perusahaan, maka sampaikan dalam surat lamaran tersebut, bahwa pelamar memiliki keinginan besar agar diterima bekerja di perusahaan tersebut.
Jangan lupa ucapkan terima kasih pada akhir kalimat.
Demikian surat lamaran ini, atas perhatian Bapak / Ibu personalia, saya ucapkan terimakasih.
Kesempatan wawancara dari Bapak / Ibu Personalia sangat saya harapkan agar saya dapat menjelaskan lebih rinci tentang potensi dan kemampuan saya untuk perusahaan yang Bapak / Ibu pimpin.
10. Hormat saya, (Tanda tangan dan nama lengkap Anda)
Bagian ini merupakan penegasan dari pelamar, menunjukkan sikap hormat, dan keseriusan dalam menyusun surat tersebut.
Hormat saya,
Tanda tangan pelamar
Nama terang pelamar
Baca juga: Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan, Bisa Pilih 4 Kanal Ini
Surat lamaran kerja bahasa Indonesia
Kepada Yth. Bapak/Ibu Pimpinan HRD
(Nama perusahaan)
di tempat
Dengan hormat,
Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan dari (sumber informasi), dengan ini saya bermaksud mengajukan lamaran pekerjaan sebagai (posisi yang dilamar) di (nama perusahaan). Saya pria, berusia 24 tahun, lulusan S1 Akuntansi, Universitas Buana tahun 2020 dengan IPK 3,2.
Berikut data pribadi saya:
Nama: .....................
Tempat, tanggal lahir: ...........
Pendidikan terakhir: ............
Alamat: ...................
Saat ini, saya dalam kondisi sehat jasmani maupun rohani. Saya juga aktif berorganisasi, memiliki kemampuan bahasa Inggris baik aktif maupun pasif, dan bisa bekerja secara mandiri maupun tim.
Sebagai bahan pertimbangan saya lampirkan dokumen berikut:
1. Daftar riwayat hidup
2. Fotocopy ijazah terakhir
3. Fotocopy transkip nilai
4. Sertifikat pelatihan
5. Pas foto terbaru
Demikian saya sampaikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
(Nama pelamar)
* 8 poin yang harus dihindari pelamar kerja
Selain dokumen Surat Lamaran yang jelas, ada sejumlah kesalahan fatal yang juga sering dilakukan oleh pelamar kerja.
Oleh karena itu, hindari 8 kesalahan yang sering dijumpai berikut ini:
1. Jangan Melenceng dari Instruksi yang Diberikan pada Lowongan Pekerjaan
2. Telat Kirim Lamaran Pekerjaan
3. Jangan Typo (Salah Ketik)
4. Sesuaikan Jabatan yang dilamar (Sesuai Kualifikasi)
5. Jangan Sampai Dokumen Kurang Lengkap
6. Surat Lamaran Jangan Rumit dan Membuat Perekrut Bingung
7. Ketahui Pekerjaan yang Dilamar
8. Jangan Sombong atau Merasa Paling Pantas. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/melamar-pekerjaan_20170110_121144.jpg)