Bupati Lingga Temui Gubernur Kepri di Batam, Singgung Soal Rehab Rumah Suku Laut
Malam-malam, Bupati Lingga Muhammad Nizar menemui Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Batam, Kamis (9/9). Ada banyak pembahasan diskusi yang dilakukan
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Bupati Lingga, Muhammad Nizar menemui Gubernur Kepri, Ansar Ahmad di Golden Prawn, Batam, Kamis (9/9/2021) lalu.
Adapun hal yang dibicarakan terkait usulan-usulan prioritas Kabupaten Lingga tahun 2022 yang harus disinergikan dengan Pemerintah Provinsi Kepri.
Mewakili Bupati Lingga, Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Lingga, Safaruddin yang hadir pada saat itu menyampaikan, pertemuan itu untuk diskusi atau sharing pendapat membahas usulan-usulan prioritas yang harus disegerakan tahun 2022 mendatang.
Adapun dinas yang mendampingi Bupati Lingga saat itu yakni Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perkim, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.
Salah satu pembahasan dalam pertemuan itu, yakni membahas tindak lanjut mengenai bantuan provinsi untuk rehab rumah Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Lingga tahun 2022.
Dinas Perkim Lingga harus benar-benar siap, baik dari segi administrasi maupun faktualnya.
"Rencana ini harus benar-benar matang, dan kami melanjutkan kembali mengadakan pertemuan dengan Dinas Perkim Provinsi. Ini langkah baik kami, dan semoga usaha ini terealisasi dan kebermanfaatannya langsung dirasakan masyarakat KAT kita," kata Safar.
Baca juga: Pemkab Lingga Gratiskan Biaya Rapid Test Antigen Peserta Uji Kompetensi PPPK Guru
Baca juga: Ada Sawah Terbengkalai di Lingga, Bupati Minta Dialihfungsikan ke Tanaman Sagu
Pertemuan itu juga membahas mengenai fokus rencana pembangunan Dam Jelutung ke Bappenas.
Sebelumnya hal itu juga sempat dibahas Muhammad Nizar. Ia menekankan agar dinas atau badan terkait, untuk serius mengerjakan, dan dikemas secara matang.
Nizar berharap usulan agenda perencanaan ini dapat terealisasi dari pusat.
Disampaikan, Lingga dengan sumber daya air yang melimpah ruah, tentu akan menjadi potensi yang sangat potensial untuk dikembangkan.
Kekayaan ini tentu harus termanfaatkan, agar berdaya guna bagi kehidupan banyak orang.
Tidak hanya berguna bagi Kota Batam, tetapi secara aspek finansial akan memperoleh omzet untuk daerah sendiri, dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
"Semoga ini terealisasi, dan kita memang meminta dinas atau badan terkait agar untuk memperhatikan hal ini," ucap Nizar.
Hal yang dibahas lainnya, yakni Pemugaran Tugu Khatulistiwa, Pertanian dan bantuan provinsi untuk objek wisata sejarah dan religi Masjid Jamik Sultan Lingga, serta rencana pembangunan bandara di Pulau Lingga.
"Bupati Lingga sangat berterima kasih kepada bapak Gubernur, karena kami datang malam-malam ke Batam, disambut langsung bapak Gubernur. Kami bersama bapak Bupati diberikan kesempatan berdiskusi," lanjut Safar.
(TribunBatam.id/Febriyuanda)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1009bupati-lingga-temui-gubernur-kepri1.jpg)