Cara Jitu Mendisiplinkan Anak, Jangan Pakai Hukuman Fisik!
Nenurut penelitian menunjukkan bahwa hukuman fisik memiliki konsekuensi jangka panjang bagi anak-anak.
TRIBUNBATAM.id - Perilaku anak yang cenderung nakal dan susah dinasehati kadangkala membuat orangtua mudah emosi.
Butuh kesabaran orangtua untuk mengubah prilaku anak, agar menjadi lebih baik.
Untuk mendisiplinkan anak, bisa dilakukan dengan menasehati secara lisan, ada juga orangtua yang menggunakan hukuman fisik.
Padahal menurut penelitian menunjukkan bahwa hukuman fisik memiliki konsekuensi jangka panjang bagi anak-anak.
Memukul adalah salah satu topik parenting yang banyak diperdebatkan.
Meski tidak direkomendasikan, namun masih banyak orang tua yang memukul anak mereka supaya disiplin.
Baca juga: Kuota Internet Gratis Pelajar dan Guru Cair Mulai Hari ini 11 September 2021, Cek Cara Klaimnya
Memukul mungkin akan terkesan sebagai cara tercepat dan paling efektif untuk mengubah perilaku anak.
Dibandingkan memukul, ada beberapa cara yang bisa orang tua lakukan untuk mendisiplinkan anak.
Melansir Very Well Family, inilah 5 cara mendisiplinkan anak yang lebih efektif daripada hukuman fisik.
1. Hilangkan hak istimewa anak sementara
Seperti yang kita ketahui, privilege merupakan hak istimewa yang bisa dimiliki oleh siapa saja termasuk anak-anak.
Ketika anak berperilaku buruk, maka Anda dapat menghilangkan privilege mereka untuk sementara waktu sebagai bentuk konsekuensi.
Menghilangkan privilege bukan bertujuan untuk menghukum, melainkan supaya anak bisa belajar dari kesalahannya dan berperilaku lebih baik ke depannya.
Salah satu contoh menghilangkan privilege sementara waktu pada anak ialah semisal anak gemar menonton tv maka Moms bisa meminta mereka untuk tidak menonton tv di hari ini dan boleh menontonnya kembali esok hari.
Baca juga: Cara Mudah Mengirim Tugas Sekolah lewat Google Classroom saat Belajar Daring
2. Abaikan sejenak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/3-4-2021-ilustrasi-anak-membandel-tak-mau-mendengarkan-omongan-orangtua.jpg)