CORONA KEPRI
Pemko Batam Ajukan 60 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 ke Singapura
Pemko Batam mengajukan 60 ribu dosis covid-19 ke Singapura setelah Muhammad Rudi mendapat kabar jika Negeri Singa akan membantu Batam.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajukan 60 ribu dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca kepada Singapura.
Hal ini menindaklanjuti bantuan vaksin dari Singapura untuk Kota Batam.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sejauh ini pihaknya masih menggu bantuan vaksin tersebut.
Diakuinya capaian vaksin di Kota Batam sudah mencapai 76,8 persen.
Dimana dengan adanya bantuan vaksin dari Singapura ini sangat membantu Kota Batam.
Apalagi salah satu persyaratan dibukanya kembali pintu Singapura, capaian vaksin harus diatas 70 persen.
Dan jumlah kasus Covid-19 tidak terlalu tinggi.
"Peruntukkannya bisa vaksin dosis 1 atau dosis 2.
Kalau sudah datang langsung kami suntikkan.
Jadi bantuan ini bisa mempercepat capaian Vaksinasi Corona di Batam Dari 76,8 persen bisa menjadi 90 persen.
Herd imunitynya bisa kami kejar.
Tapi keputusannya tetap berada di 2 negara. Bukan melalui kota." ujar Rudi, Sabtu (11/9/2021).
Sebelumnya pemerintah Singapura kembali memberikan perhatian khusus kepada Warga Batam.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan dirinya mendapatkan kabar jika pemerintah Singapura akan membantu vaksinasi Covid-19.
“Saya dihubungi Menteri Luar Singapur melalui Wakil Menterinya, beliau akan membantu vaksin AstraZeneca kepada kita.
Artinya orang luar saja membantu kita, kenapa kita sendiri tidak lebih keras untuk menyelesaikan Covid-19 ini,” katanya.
Sebelumnya Singapura juga menawarkan bantuan kepada Pemko Batam untuk mengatasi penyebaran Covid-19.
“Singapura rencana membantu 1 juta alat Bluepass, tapi ini harus kita pelajari dulu bagaimana alatnya bekerja,” kata Sekda Kota Batam, Jefridin beberapa waktu lalu.
Baca juga: Sertifikat Vaksin Covid-19 Belum Muncul di PeduliLindungi? Begini Solusinya
Baca juga: Raden Hari Minta Pemprov Kepri Jaga Ketat Pintu Masuk TKA dan Wisman Waspadai Virus Corona Varian Mu
Ia mengatakan, dalam pertemuan itu, Singapura sangat terbuka untuk kerja sama penggunaan alat BluePass untuk tracing kontak erat pasien Covid-19 demi menekan angka kasus penularan.
Perlu diketahui, Bluepass merupakan alat tracing atau pelacakan kontak erat pasien positif corona.
Alat BluePass ini sudah digunakan terlebih dahulu di Singapura.
BluePass sudah diuji coba terlebih dahulu kepada seluruh pegawai KBRI Singapura.
Alat BluePass sendiri dikembangkan oleh D’Crypt, perusahaan teknologi yang didanai Temasek Holdings.
VAKSIN Baru Masuk Indonesia
Indonesia sebelumnya kembali kedatangan vaksin Covid-19.
Sebanyak 500 ribu dosis vaksin Johnson and Johnson datang pada tahap ke-56.
Vaksin Covid-19 Johnson and Johnson adalah vaksin yang dikembangkan oleh Janssen Pharmaceutical Companies dengan platform Non-Replicating Viral Vector menggunakan vector Adenovirus (Ad26).
Vaksin ini diproduksi di beberapa fasilitas produksi, antara lain di Grand River USA, Aspen South Africa, dan Catalent Indiana, USA.
Di Indonesia, vaksin ini didaftarkan oleh PT Integrated Health Indonesia (IHI) sebagai pemegang EUA dan bertanggung jawab untuk penjaminan keamanan, khasiat dan mutu vaksin.
Kehadiran vaksin dari Pemerintah Belanda ini memperpanjang jumlah vaksin yang masuk ke Indonesia.
Baca juga: Cara Mengatasi Sertifikat Vaksin Tidak Muncul di Aplikasi PeduliLindungi
Sebelumnya, Rusia juga membangun pabrik produksi vaksin Covid-19 Sputnik V di Indonesia.
"Indonesia menerima untuk pertama kalinya vaksin Johnson sebanyak 500.000 dosis dari pemerintah Belanda," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menyambut kedatangan vaksin secara virtual seperti dilansir Tribunnews.com, Sabtu, (11/9/2021).
Sebelumnya Badan POM menerbitkan Izin Penggunaan Darurat/Emergency Use Authorization (EUA) bagi vaksin Johnson and Johnson (Janssen) pada 7 September lalu.
Indikasi penggunaan vaksin Johnson and Johnson diberikan kepada orang berusia 18 tahun ke atas dengan pemberian sekali suntikan atau dosis tunggal sebanyak 0,5 mL secara intramuscular vaksin ini memerlukan kondisi penyimpanan pada suhu khusus, yaitu 2-8oC.
Khusus vaksin Johnson and Johnson dapat juga disimpan pada suhu minus 20oC.
Bantuan vaksin dari pemerintah Belanda ini kata Retno merupakan yang ketiga kalinya.
Sebelumnya Indonesia telah mendapatkan 657 ribu dosis vaksin AstraZeneca dari negara kincir angin tersebut.
Vaksin yang diberikan merupakan tahap awal dari total 3 juta dosis sebagai komitmen dose sharing.
"Atas nama pemerintah Indonesia saya ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Belanda atas solidaritas dan persahabatannya," kata Retno.
5 JUTA Vaksin Sinovac Masuk Indonesia
Sebanyak lima juta vaksin Sinovac sebelumnya masuk Indonesia.
Vaksin corona dalam bentuk jadi ini tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten, Senin (6/9/2021).
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyambut kedatangan vaksin Covid-19 mengatakan, kedatangan vaksin merupakan kedatangan tahap ke-50 sejak vaksin perdana tiba di Indonesia pada 6 Desember 2020 lalu.
"Dihitung sejak kedatangan pertama vaksin tepat 10 bulan yang lalu, maka kedatangan ini adalah kedatangan tahap ke-50.
Kedatangan ke-50 ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah terus berupaya memastikan ketersediaan stok untuk mencukupi kebutuhan vaksin di Indonesia," katanya seperti dilansir Tribunnews.com.
Airlangga mengatakan hingga saat ini vaksin Sinovac dalam bentuk jadi yang sudah diterima Indonesia yakni 33 juta dosis.
Baca juga: Pemkab Karimun Kebut Vaksinasi Corona ke Pelajar, Kejar Belajar Tatap Muka
Baca juga: Warga Kepri Antusias Ikut Vaksin Corona, Seruan Ansar - Marlin Diklaim Ampuh
Sedangkan vaksin dalam bentuk bulk atau bahan baku sebanyak 153,9 juta dosis.
Sementara itu, jumlah vaksin Astrazeneca yang telah diterima sebanyak 19,5 juta dosis, Moderna 8 juta dosis, Pfizer 2,75 juta dosis, Sinopharm 8,25 juta.
"Secara keseluruhan Indonesia telah kedatangan sebesar 225,4 juta dosis vaksin dari berbagai merek.
Baik berbentuk bulk maupun vaksin jadi," katanya.
Dengan penambahan 5 juta dosis vaksin Sinovac sekarang ini kata Airlangga memastikan bahwa stok vaksin sudah aman.
Pemerintah menjamin bahwa vaksin yang digunakan telah dipastikan keamanan atau safety, mutu atau quality dan khasiat atau efikasinya.
"Untuk seluruh jenis vaksin yang diperoleh dan vaksin yang telah disediakan di Indonesia melalui proses evaluasi oleh Badan POM rekomendasi dari ITAGI dan WHO, serta para ahli," ujarnya.(TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi) (Tribunnews.com/Taufik Ismail)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Corona Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/16082021muhammad-rudi-walikota-batam.jpg)