Breaking News:

BATAM TERKINI

BATAM Bakal Miliki Sirkuit Bertaraf Internasional untuk Balap F1 dan MotoGP di Nongsa

Batam bakal memiliki sirkuit bertaraf internasional untuk balap F1 dan MotoGP. Sirkuit itu akan berlokasi di Nongsa dengan lahan seluas 154 hektare.

Penulis: Hening Sekar Utami | Editor: Tri Indaryani
AFP/ADRIAN DENNIS
Pebalap Repsol Honda asal Spanyol Marc Marquez saat sesi latihan bebas di MotoGP Inggris 2021 di Sirkuit Silverstone, Northamptonshire. Batam bakal memiliki sirkuit bertaraf internasional untuk balap F1 dan MotoGP. Sirkuit itu akan berlokasi di Nongsa dengan lahan seluas 154 hektare. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), Cen Sui Lan, menyambut baik rencana pembangunan sirkuit internasional di kawasan Nongsa, Batam.

Pembangunan sirkuit rencananya mengusung konsep wisata terpadu yang dapat menjadi salah satu destinasi wisata otomotif.

Menurut Cen Sui Lan, pembentukan sirkuit internasional ini dapat berdampak positif bagi perekonomian di Kota Batam.

"Kalau ke depannya dapat meningkatkan perekonomian dan pariwisata di Batam, tentu saja kami support," ujar Cen Sui Lan, ketika diwawancarai di Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (12/9/2021).

Sirkuit internasional ini rencananya akan dibangun di lahan mencapai 154 hektare, dengan lokasi yang sangat strategis di Kecamatan Nongsa, Batam.

Ke depannya, sirkuit internasional di Batam ini dapat digunakan sebagai lokasi ajang balap F1 dan Moto GP, setelah Pemerintah Pusat memiliki sirkuit Mandalika.

Kawasan sirkuit juga dapat dipakai untuk berbagai kegiatan motorsport seperti offroad, rally, hingga motorcross.

Lokasi ini juga sekaligus menjadi destinasi sport automotive tourism yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah Batam.

Baca juga: HAKLI Ungkap Hasil Riset Limbah B3 Pasien Covid-19 Khususnya Pasien Isoman, Bisa Picu Gelombang Baru

"Pembangunan sirkuit ini juga untuk kepentingan kita masyarakat Batam. Kami harapkan ini dapat menjadi ikon Kota Batam yang menarik wisatawan dan penggiat olahraga otomotif, seperti Sepang Racing Team," jelas Cen Sui Lan.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menargetkan pembangunan sirkuit internasional ini akan meningkatkan PAD Batam yang rata-rata berada di kisaran Rp 1 triliun.

Seperti diketahui, penyumbang PAD terbesar di Batam adalah dari sektor pariwisata, seperti pajak perhotelan dan restoran. Di masa pandemi saja, sektor pariwisata mampu menyumbang 24 persen dari total PAD Batam.

"Ini semua kita lakukan tentunya untuk mendukung pembangunan Batam," tambah Rudi. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved