Breaking News:

BATAM TERKINI

Dana Pembangunan Batam dari Pusat Turun Drastis, Rudi Minta Tolong DPR RI

Saat ini, dana pembangunan dari pusat untuk Batam melalui BP Batam dipangkas dalam jumlah yang sangat signifikan.

Penulis: Hening Sekar Utami | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menerima kunjungan Pimpinan BURT DPR RI beserta anggota, di Gedung VVIP Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Minggu (12/9/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI menyatakan dukungan terhadap kemajuan Batam, lewat kunjungannya, Minggu (12/9/2021) pagi.

Pimpinan BURT DPR RI, HA Bakri, mengakui, Batam memiliki posisi strategis yang berdekatan dengan negara tetangga Singapura.

Sehingga diharapkan ada kemudahan dari segi regulasi dari pemerintah pusat.

"Kepala BP Batam tadi sudah menyampaikan akan melakukan pengembangan bandara, pelabuhan dan rumah sakit. Tetapi masih banyak regulasi pusat yang merugikan daerah," ujar Bakri, usai mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Meski dalam kunjungan tersebut, pihaknya mewakili BURT DPR RI, namun segala apresiasi dan masukan yang diterima dari perwakilan pemerintah daerah itu akan segera ditindaklanjuti.

Pasalnya, elemen BURT DPR RI juga merupakan anggota dari berbagai komisi DPR RI.

Bakri sepakat, karena secara geografis lokasi Batam berdekatan dengan Singapura, maka kemajuan Batam harus didorong dan diberi sedikit keistimewaan dalam hal kemudahan dan implementasi regulasi.

Baca juga: BATAM Bakal Miliki Sirkuit Bertaraf Internasional untuk Balap F1 dan MotoGP di Nongsa

"Singapura negara kecil tapi memiliki pendapatan besar, Batam juga harus dibuat demikian," ujar Bakri.

Pihaknya juga mendorong adanya peningkatan anggaran dari APBN yang dikucurkan untuk Batam.

Bakri mengatakan, melalui perbincangannya dengan Kepala BP Batam, anggaran yang biasanya diperoleh mencapai Rp 400 miliar, kini hanya berjumlah sekitar Rp 40 miliar dari pemerintah pusat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berharap DPR RI dapat mendukung permintaan BP Batam agar regulasi yang ada berjalan maksimal.

Contohnya, Batam telah disiapkan menjadi wilayah free trade zone (FTZ), maka dengan demikian regulasi FTZ tersebut harus diterapkan secara utuh.

"Kami titip ke DPR RI, agar ini cepat selesai. Kita sudah ada PP 41/2020, dan juga UU 11/2020, tinggal eksekusinya. Kami ingin Batam ini bangkit kembali seperti masa kejayaannya di tahun 1980-an," harap Rudi. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved