Minggu, 26 April 2026

CPNS KEPRI

8 Peserta Tes Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Batam Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 8 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil yang akan mengikuti Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di BKN Batam terkonfirmasi positif Covid-19.

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 Kota Batam digelar mulai Kamis (2/9/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 8 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan mengikuti Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di BKN Batam terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal ini diketahui saat mereka melakukan tes antigen di berbagai Puskesmas Kota Batam.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Batam, Hasnah mengatakan 8 orang peserta ini akan mengikuti ujian susulan.

Namun perihal jadwalnya, BKPSDM masih menunggu keputusan dari BKN pusat.

"Kita sudah ajukan. Tinggal tunggu keputusannya saja," ujar Hasnah, Selasa (14/9/2021).

Diakuinya peserta yang lolos dalam tahapan administrasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam sebanyak 5.713 orang. Hingga Minggu (12/9/2021) lalu yang mengikuti tes SKD sebanyak 2971 orang. 

Peserta tidak hadir sebanyak 694. Dan peserta tanpa keterangan sebanyak 694 orang.

Terpisah, Kepala UPT BKN Batam, Delpa Nopri Kasim mengatakan surat ujian susulan kepada peserta yang terpapar Covid-19 ditujukan kepada BKN pusat. Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu jawaban pusat.

Baca juga: Sepanjang Agustus 2021, KSOP Catat Hanya 226 Penumpang Singapura Masuk Batam

"Surat ditujukan ke BKN Pusat mba, nanti kita tunggu dulu penjadwalan dari BKN Pusat," ujar Delpa.

Ia menambahkan, tes SKD sudah berlangsung sejak 2 September 2021 lalu. Sejauh ini tak ada kendala apapun di teknis pelaksanaan ujiannya.

"Alhamdulilah sampai hari ini lancar semua mba, termasuk jaringan," kata Delpa.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan tes antigen gratis kepada Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang melangsungkan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Tetapi disyaratkan khusus untuk peserta CASN yang melamar di instasin Pemko Batam saja.

"Tak banyak daerah yang menggratiskan. Hanya Batam dan Banyuwangi saja. Daerah lainnya harus berbayar," ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad beberapa waktu lalu.

Diakuinya, cara ini sebagai upaya Pemko Batam untuk mempercepat testing dan tracing. Semakin banyak mengikuti, maka semakin baik hasilnya. Mudah dideteksi siapa yang terpapar dan siapa yang tidak.

"Kita berharap yang ikut tes ini anak-anak yang sehat semuanya. Tes antigen ini memang untuk masyarakat Batam," kata Amsakar.

Pelaksanaannya bisa dilakukan seluruh Puskesmas di Kota Batam.

Tergantung wilayah tempat tinggal peserta CASN.

"Kalau Batuaji, tesnya di Puskesmas Batuaji. Gitu seterusnya," kata Amsakar.

Saat pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) peserta calon aparatur sipil negara (CASN) dilarang membawa kendaraan pribadi karena keterbatasan lahan parkir, dilarang membawa kalkulator, jam tangan, perhiasan, handphone atau alat komunikasi. 

Tak hanya itu, peserta juga dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam ruangan, merokok dalam ruangan dan keluar ruangan tes. 

Untuk menerapkan protokol kesehatan (protkes) secara ketat, peserta wajib menggunakan masker medis 3 ply dan ditambah masker kain.

Menjaga jarak  minimal 1 meter, mencuci tangan dengan sabun.

Serta hadir paling lambat 30 menit sebelum jadwal yang ditentukan. (TRIBUNBATAM.id/ Roma Uly Sianturi)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved