Breaking News:

NATUNA TERKINI

Cegah Korupsi Sejak Dini, Pendidikan Karakter Anti Korupsi Masuk Kurikulum di Natuna

Dinas Pendidikan Natuna menindaklanjuti arahan pemerintah tentang penambahan kurikulum anti korupsi

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Sosialisasi dan peningkatan kepala sekolah dan guru terkait implementasi pendidikan anti korupsi di tingkat Satuan Pendidikan di SDN 007 Ranai, Natuna, Sabtu (11/9/2021). 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id – Satuan Pendidikan diminta memasukkan pendidikan karakter anti korupsi ke dalam kurikulum.

Itu dimaksudkan sebagai langkah persuasif dalam pencegahan tindak pidana korupsi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Suherman.

"Langkah tersebut juga sebagai tindak lanjut dari Peraturan Bupati Nomor 57 Tahun 2020 tentang Implementasi Pendidikan Karakter Anti Korupsi pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar," ucapnya saat melakukan sosialisasi dan peningkatan Kepala Sekolah dan Guru terkait Implementasi Pendidikan Anti korupsi di tingkat Satuan Pendidikan di SDN 007 Ranai, Sabtu, (11/9/2021).

Dalam sosialisasi tersebut Suherman menjelaskan, selain Perbup Dasar Hukum pelaksanaan kegiatan tersebut adalah Komitmen Bersama antara KPK, Kemendikbud, Kemenag, Kemendagri dan Kemenristek Dikti tentang Implementasi Pendidikan Andikorupsi pada tahun 2018 lalu.

Baca juga: 77,66 Persen Remaja di Natuna sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Baca juga: Fenomena Waterspout, Puting Beliung di Laut Natuna Bikin Heboh Warga, Ini Kata BMKG

"Di tingkat kabupaten kita juga menindaklanjutinya dengan Surat Kepala Dinas Pendidikan tentang penambahan kurikulum anti korupsi," terangnya.

Dalam implementasi di tingkat satuan pendidikan Suherman menjelaskan Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna telah menyusun rencana kerja untuk 4 tahun kedepan dimulai pada tahun 2021 sampai tahun 2024.

"Tahun pertama kegiatan sosialisasi dengan sasaran Kepala Sekolah," paparnya.

Pada tahun kedua menurut Suherman, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi peningkatan kompetensi dengan sasaran bendahara sekolah dan nota kesepakatan antara penegak hukum dan kepala satuan pendidikan.

Pada tahun 2023 sosialisasi peningkatan kompetensi guru terkait implementasi pendidikan antikorupsi di tingkat satuan pendidikan.

"Pada tahun terakhir merupakan pengembangan sekolah berzona integritas," terang Suherman.

Suherman juga menjelaskan untuk menumbuhkan karakter antikorupsi di satuan pendidikan akan dibuat tong kejujuran sekolah, kantin sekolah jujur, koperasi sekolah jujur, dan beberapa perlombaan diantaranya lomba melukis, debat, pidato serta pembuatan spanduk, baliho, dan banner. (*/tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Natuna

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved