Kamis, 4 Juni 2026

Bupati Wan Siswandi: Natuna Siap untuk Pembangunan Pelabuhan Samudera

Bupati Natuna Wan Siswandi berharap pembangunan Pelabuhan Samudera yang digadang jadi pelabuhan perikanan terbesar di Kepri segera terealisasi

Tayang:
Penulis: agus tri | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Bupati Natuna Wan Siswandi mengikuti video conference bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang dari Kantor Bupati Natuna Lantai II, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Kabupaten Natuna, Selasa (14/9/2021) 

Laporan Kontributor Tribun Batam di Natuna, Wina

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Wacana pembangunan Pelabuhan Samudera oleh pemerintah pusat di Desa Teluk Buton Kabupaten Natuna, hingga saat ini masih dalam taraf pembahasan baik di tingkat pusat maupun daerah.

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna telah menyediakan lahan seluas 1,7 hektare guna pembangunan Pelabuhan Samudera itu.

Bupati Natuna Wan Siswandi mengatakan, Pemkab Natuna sudah sangat siap untuk pembangunan Pelabuhan Samudera ini.

Hal tersebut disampaikan Wan Siswandi dalam rapat terbatas dengan Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dan Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi melalui zoom meeting, Selasa (14/9/2021).

“Kami di daerah ini sudah sangat siap, semoga segera terealisasi. Dan apapun yang menjadi domain tugas kami, kami akan lakukan semampu dan sebisa kami,” ungkap Wan Siswandi.

Baca juga: Bupati Natuna Bahas Pembangunan Pelabuhan Samudera, Vicon dengan Dubes KBRI di Jepang

Baca juga: 2 Peserta Uji Kompetensi PPPK Guru di Natuna Positif Covid di Hari Pertama Ujian

Ia melanjutkan, status lahan tersebut telah dibebaskan oleh Pemkab Natuna.

Sementara itu Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, untuk proses pembangunan Pelabuhan Samudera yang digadangkan sebagai pelabuhan logistik dan perikanan terbesar di Kepri, diperlukan dukungan dari sejumlah pihak.

Termasuk dari Kedutaan Besar Indonesia untuk Jepang.

“Kita membutuhkan dukungan dari pak Dubes terkait rencana pembangunan Pelabuhan Samudera ini. Kepada Menteri Perhubungan juga sudah kita bahas, dan apa yang menjadi tanggung jawab kami di Pemerintah Daerah sudah kami lakukan, dari masalah study kelayakan, DED dan sebagainya,” kata Gubernur Ansar.

Persiapan pembangunan Pelabuhan Samudra itu selain menyediakan lahan, Pemkab Natuna dan Pemprov Kepri juga telah menyiapkan anggaran untuk study kelayakan sebesar Rp 2,5 miliar.

Sementara untuk biaya pembangunan pelabuhan, diusulkan kepada Menteri Perhubungan RI sebesar Rp 200 miliar.

Ansar juga menjelaskan latar belakang dibangunnya Pelabuhan Samudera. Itu karena pelabuhan logistik dan perikanan, pelabuhan Sentra Kelautan Perikanan Terpadu Selat Lampa (SKPT) posisinya saat ini berada di kawasan TNI AL.

Foto pertemuan zoom meeting Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dengan Dubes Indonesia untuk Jepang
Foto pertemuan zoom meeting Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dengan Dubes Indonesia untuk Jepang (tribunbatam.id/istimewa)

“Saya sempat diundang rapat bersama Menko Marves dan Menhub. Disampaikan bahwa pelabuhan di Selat Lampa akan diserahkan ke TNI AL untuk mendukung kegiatan pertahanan.

Dan disepakati dibangun pelabuhan alternatif, yakni Pelabuhan Samudera jadi pelabuhan logistik dan perikanan di Teluk Buton,” kata Ansar.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved