LINGGA TERKINI
Imigrasi Lingga Terima Penghargaan dari KPPN Tanjungpinang
Selain Imigrasi, Pemkab Lingga lebih dulu mendapat penghargaan dari KPPN Tanjungpinang terkait DAK Fisik semester I.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Kabupaten Lingga menerima penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KKPN) Tanjungpinang.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Nayaka Duta Harahap mengatakan, penyerahan sertifikat tersebut, diberikan atas perolehan Peringkat 3 Triwulan I, Januari hingga Maret dan Peringkat 4 Semester I dari Januari hingga Juni.
Hal itu atas pelaporan LPJ Bendahara Akurat dan Tepat Waktu Kategori Uang Persediaan Rp 50 hingga Rp 100 juta
Penerimaan sertifikat penghargaan itu dilakukan langsung oleh Kasi Bank KPPN Tanjungpinang, Mastrianto di ruang pertemuan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep.
“Semoga dapat memberikan motivasi kami untuk bekerja lebih baik lagi,” kata Nayaka Duta Harahap, Senin (20/9/2021).
Baca juga: Layanan Eazy Passport di Anambas, Imigrasi Gelar Sosialisasi Sasar Pegawai Instansi
Baca juga: Imigrasi Batam Buka Layanan Paspor Hari Minggu, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya
Nayaka menjelaskan, penghargaan ini adalah buah dari hasil kerja keras jajaran pegawai di Kantor Imigrasi Dabo Singkep, yang terlibat dari Kepala Kantor, Pejabat teknis hingga Bendahara sendiri serta pelaksana kegiatan.
“Diharapkan dapat meningkatkan kinerja kami semua untuk lebih baik lagi di masa mendatang,” tuturnya.
Selain itu Nayaka menerangkan, penghargaan ini merupakan salah satu pencapaian kinerja Kantor Imigrasi Dabo Singkep, dibidang perbendaharaan hingga semester I ini.
Ia pun berharap penghargaan ini bisa meningkat pada triwulan III dan IV, bahkan Semester II akhir tahun nanti.
“Penghargaan-penghargaan lainnya insyaallah akan kami raih, tidak hanya pencapaian pada pelaporan keuangan saja namun juga pelayanan keimigrasian kepada masyarakat dan lainnya,” ucapnya.
Pemkab Lingga Terima Penghargaan
Tidak hanya Imigrasi, Pemkab Lingga sebelumnya juga mendapat penghargaan dari KPPN Tanjugpinang.
Pemerintah Kabupaten Lingga menerima penghargaan terbaik pertama penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Semester I.
Baca juga: Penemuan Mayat di Lingga, Seorang Wanita Ditemukan Tewas Tergantung di Rumahnya
Baca juga: Pemkab Lingga Gratiskan Biaya Rapid Test Antigen Peserta Uji Kompetensi PPPK Guru
Penghargaan ini diterima di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjungpinang, Jumat (17/8/2021).
Kepala Seksi KPPN Tanjungpinang, Masrianto yang mewakili Pimpinan Direktorat Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau, mengatakan apresiasi terkait yang diberikan untuk Kabupaten Lingga merupakan sinergitas dalam hal perbendaharaan keuangan khusus di wilayah kerja mereka.
Pihaknya juga menyampaikan rasa terimakasih atas upaya kinerja dari pemerintahan Kabupaten Lingga yang boleh dikatakan berhasil baik.
"Terkait dengan transfer daerah, DAK Fisik dan Dana Desa semoga kedepannya semakin baik," ucapnya.
Selain dalam rangka penghargaan, kedatangan mereka juga untuk mengetahui masalah-masalah yang ada atau berkaitan dengan DAK dari tiap-tiap OPD yang bersangkutan.
Hal itu seperti Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan.
Kemudian Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Perikanan.
Baca juga: Jelang HUT Lalu Lintas, Polres Lingga Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu
Baca juga: Bupati Lingga Jemput Bola, Kejar APBN 2022 Lewat Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel
"Mudah-mudahan apa yang bagus di Lingga ini, sinergitas antara OPD teknis dan BPKAD sebagai leading sektor terus berjalan baik, untuk kemudian di semester II," tutur Masrianto.
Lebih lanjut, dia mengatakan untuk saat ini Kabupaten Lingga hanya bersangkutan Dana Desa yang asih ada catatan dari pihak KPPN Tanjungpinang.
Untuk itu mereka perlu mengetahui kendala-kendala apa yang menjadi penyebabnya.
Sementara itu, Asisten I Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Rusli menyampaikan rasa bangga atas capai baik dalam pengelolaan keuangan ini.
Ia menyebutkan, peringkat ini adalah pencapaian terbaik kesekian kalinya, setelah pada tahun 2020 lalu, Kabupaten Lingga juga berhasil mendapatkan terbaik pertama, untuk DAK Fisik ini.
"Terima kasih atas penghargaan ini, semoga kita untuk setiap tahunnya selalu mendapat yang terbaik," tuturnya.
Secara umum ia menjelaskan, bahwa APBD Kabupaten Lingga hanya berkisar lebih kurang 1 Triliun.
Kemudian PAD Kabupaten Lingga untuk tahun ini berkisar lebih kurang Rp 50 miliar.
Baca juga: PR Pemkab Lingga Atasi 12 Titik Banjir di Dabo, Bakal Normalisasi Waduk Batu Kacang
Baca juga: Upaya Pemkab Lingga Dongkrak Layanan Kesehatan Dua Puskesmas
Menurutnya, kehadiran dana DAK dari pemerintah pusat sangat membantu dalam pembangunan di Kabupaten Lingga, terkhusus pada realisasi fisik.
Dengan penghargaan predikat Plpertama yang berturut-turut ini, Rusli berharap untuk tahun depan agar dapat direkomendasikan ke pusat untuk penambahan jumlah alokasi anggaran tersebut.
"Kalau setiap tahun kita juara pertama terus, saya sangat merekomendasikan mudah-mudahan untuk tahun depan agar DAK untuk kita dapat ditambah," harap dia.
Kemudian terkait kendala-kendala apa yang dihadapi tiap-tiap OPD agar dapat didiskusikan.
Dengan harapan agar tiap tahunnya Kabupaten Lingga selalu memberikan yang terbaik dalam perbendaharaan keuangan.
Dia juga berharap, permasalahan yang terjadi mengenai Dana Desa angar daoat segera diselesaikan dari OPD terkait.
Karena menurutnya, untuk peningkatan APBD semuanya harus balance atau seimbang.
"Karena dana desa ini besar juga pengaruhnya untuk APBD, supaya balance semua mari kita bekerja sama," kata Rusli.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lingga, Dodi Suhendra menyampaikan pengaruh yang menjadi kendala untuk pelaporan Dana Desa, karena minimnya akses jaringan di beberapa desa yang ada di Kabupaten Lingga.
Namun itu akan menjadi PRnya untuk tahun-tahun berikut agar tidak lagi menjadi catatan dari pihak KPPN Tanjungpinang.
"Kita ada 75 Desa yang memang sepenuhnya belum terakses internet.
Saya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kominfo, dan alhamdulilah ada penambahan-penambahan jaringan di beberapa desa," jelasnya.(TribunBatam.id/Febriyuanda)
Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Lingga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/imigrasi-lingga-terima-penghargaan.jpg)