Rabu, 29 April 2026

BATAM TERKINI

Reaksi Ketua MUI Batam Soal Penyerangan Ustaz Abu Syahid Chaniago: Waspada

MUI Batam mengeluarkan empat pernyataan sikap terkait penyerangan Ustaz Abu Syahid Chaniago di Masjid Baitussyakur saat mengisi kajian.

Tayang:
Screenshot video
Ketua MUI Batam bereaksi terkait penyerangan Ustaz Abu Syahid Chaniago oleh seorang pria saat mengisi kajian di Masjid Baitussyakur Batam, Kepri, Senin (20/9/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Batam langsung bersikap terkait penyerangan Ustaz Abu Syahid Chaniago oleh seorang pria, Senin (20/9) siang.

Ia diserang seorang pria saat memberikan kajian ke jemaah di Masjid Baitusyakur Batam, Senin (20/9/2021).

Aksi pria tersebut langsung dilumpuhkan jemaah sekitar masjid.

Termasuk emak-emak yang spontan mengamankan pelaku penyerangan terhadap ustaz tersebut.

Ketua MUI Batam, Luqman Rifai menegaskan, pihaknya sudah membuat pernyataan sikap guna merespons peristiwa ini.

"Ada empat poin. Pertama, kami turut prihatin dan mengutuk keras peristiwa tersebut," tegas Luqman saat dihubungi TribunBatam.id, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Penyerangan Ustaz Abu Syahid Chaniago, Emak-emak Emosi dan Pukuli Pelaku

Baca juga: Ustaz Abu Syahid Chaniago Diserang saat Ceramah di Batam, Ibu-ibu Pengajian Histeris

Kedua, lanjut dia, MUI Batam mendorong agar aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus penyerangan tersebut dan dapat menegakkan hukum seadil-adilnya.

"Kami juga meminta kepada pengurus DKM masjid dan musala untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

Terutama saat kegiatan keagamaan berlangsung," tegasnya lagi.

Ia tak ingin, peristiwa yang menimpa Ustaz Abu Syahid Chaniago kembali terulang ke depannya.

Terakhir, MUI Batam juga meminta kepada kaum muslimin dan masyarakat secara umum untuk tetap tenang dan terus waspada.

Selain itu, Luqman mengajak kaum muslimin untuk terus mengawal perkembangan kasus ini.

Mengingat, pelaku juga sudah diamankan oleh pihak kepolisian usai terjadinya penyerangan.

"Kami juga sedang berkoordinasi dengan Dewan Masjid Indonesia agar masjid di area publik dapat disiapkan adanya tenaga keamanan khusus," ungkapnya.

Sebab, kata Luqman, bukan persoalan ini saja. MUI Batam juga sering mendapatkan laporan kehilangan dari jemaah.

Baca juga: Penyerang Ustaz Abu Syahid Chaniago Dibawa ke Polresta Barelang

Baca juga: Ustaz di Batam Diserang Orang Tak Dikenal saat Isi Ceramah di Masjid, Begini Kondisinya

Seperti kehilangan sepeda motor ataupun kotak infak.

"Jadi sudah saatnya ada petugas keamanan dan harus dimaksimalkan," sebutnya.

KATA Kemenag Batam

Tidak hanya MUI Batam. Penyerangan terhadap Ustadz Abu Syahid Chaniago di Masjid Baitusysyakur Jl Imam Bonjol, Jodoh, Batam juga jadi perhatian Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Zulkarnain Umar.

Ia meminta aparat hukum bisa menyelesaikan persoalan ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Atas kejadian ini, ke depannya pengurus masjid yang menggelar acara apapun tentu harus lebih meningkatkan pengawasan dan perlindungan dari orang-orang asing ataupun yang tidak dikenal.

Termasuk perlindungan dari orang yang kurang waras.

"Sekarang itu trendnya begitu.

Baca juga: Omongan Abu Janda Terjadi, Polisi Tangkap Ustaz Yahya Waloni Setelah Tangkap Youtuber Muhammad Kece

Baca juga: Pesan Istri Kedua Ustaz Arifin Ilham untuk Larissa Chou, Singgung Soal Memaafkan

Penyerangan terhadap ustadz, terhadap imam," ujar Zulkarnain, Selasa (21/9/2021).

Ia juga meminta pengurus Masjid juga memasang CCTV (Closed Circuit Television) di Masjid.

Menurutnya, Masjid sudah seharusnya menggunakan CCTV.

"Salah satu contoh juga kemarin ada penembakkan terhadap Ustaz. Pasang CCTV," katanya.

Tak hanya itu, Zulkarnain menegaskan setiap hari besar Islam seluruh pengurus Masjid harus lebih waspada juga dalam meningkatkan pengamanan.

Setiap kegiatan harus dilaporkan kepada pihak keamanan agar dapat penjagaan.

Kejadian teror imam ini tak hanya terjadi di Masjid atau Mushala saja.

Tak tertutup kemungkinan juga akan terjadi di Gereja, Vihara, Pura dan tempat keagamaan lainnya.

Oleh sebab itu, Zulkarnain mengimbau seluruh rumah ibadah di Kota Batam lebih meningkatkan keamanan dalam kegiatan keagaaman.

Terutama Ustadz, Imam Masjid, Pendeta, Pastor dan lain sebagainya agar bisa dikawal bersama-sama.

Baca juga: BREAKING NEWS - Polresta Barelang Ekspose Kasus Narkoba Jaringan Internasional

Baca juga: Mabes Polri Soroti Polresta Barelang Evaluasi Penggunaan Aplikasi Polisi

Sebelumnya diberitakan Ustaz Abu Syahid Chaniago diserang oleh seorang pria saat tengah memberikan ceramah ke ibu-ibu pengajian di Masjid Baitusyakur, Kota Batam, Senin (20/9/2021).

Kejadian ini berlangsung sekira pukul 11.15 WIB atau beberapa menit sebelum adzan Dzuhur berkumandang. Menurut rekan seprofesi Abu Syahid, Safari Ramadhan, peristiwa tersebut terjadi secara spontan.

Bahkan, Safari mengaku telah menghubungi Abu Syahid usai kejadian untuk memastikan kronologi penyerangan.

"Jadi saya sudah konfirmasi ke beliau [Abu Syahid].

Ada memar di tubuh beliau, dan kakinya juga kena sedikit," kata Safari.

Beruntung, serangan terhadap Abu Syahid tak menyebabkan ustaz kondang itu terluka parah.

Sebab, OTK datang secara tiba-tiba dan langsung mencoba untuk memukulnya ketika berdiri dan memberi ceramah ke para jemaah.

Tidak hanya itu, OTK itu juga sempat mengejar Abu Syahid. Namun, para jemaah langsung mengamankan pelaku.

"Korban sempat lari juga dan dikejar pelaku. Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa sama beliau," tambah Safari.(TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved