LINGGA TERKINI
3 Minggu Sekolah Tatap Muka, Disdik Lingga: Alhamdulillah Tak Ada Kluster Baru Covid
Kepala Disdik Lingga, Junaidi menyebut PTM yang digelar masih mengacu pada ketentuan SKB 4 Menteri. PTM sudah dimulai sejak 7 September 2021 lalu
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Beralihnya Lingga ke zona kuning covid-19, membuat pemerintah daerah mengambil kebijakan untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka atau PTM.
Tepatnya terhitung sejak Selasa, 7 September 2021 lalu, seluruh sekolah di Lingga telah menggelar PTM secara terbatas.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Lingga, Junaidi Adjam.
"PTM di wilayah kita telah berlangsung hingga saat ini. Tentunya kita masih mengacu pada ketentuan SKB 4 Menteri," kata Junaidi kepada TribunBatam.id, Kamis (23/9/2021).
Meski begitu, Junaidi tetap meminta kepada orang tua untuk kooperatif, memberikan vaksinasi kepada anaknya mulai usia 12 hingga 17 tahun.
Menurutnya, dengan cara itu pihaknya bersama satuan pendidikan tidak memiliki keraguan untuk menggelar belajar tatap muka di sekolah kepada anak-anak.
"Kemungkinan Pak Gubernur akan membuka sekolah tatap muka mulai Oktober nanti secara penuh. Namun, vaksinasi pada anak harus sudah dilakukan," tutur Junaidi.
Baca juga: Covid-19 di Bintan Naik Lagi, 19 Kasus Baru Berasal dari Klaster Ponpes Al Insan
Baca juga: Kasus Covid-19 di Batam Melandai Namun Tetap Kategori PPKM Level 3? Ini Penyebabnya
Junaidi menyampaikan, hampir semua wilayah di Lingga mulai dari TK, SD, SMP Negeri dan swasta sudah melaksanakan PTM secara terbatas.
Junaidi mengimbau dan berpesan pada seluruh satuan pendidikan di Lingga, agar memperhatikan peserta didik dan senantiasa mematuhi protokol kesehatan saat berada di sekolah.
"Alhamdulillah, tidak ada klaster baru Covid-19 baik itu pada satuan pendidikan, setelah sekolah tatap muka digelar," ujarnya.
Adapun aturan yang berlaku saat PTM di Lingga, yakni hanya 50 persen siswa yang diperbolehkan hadir dari kapasitas seluruh siswa di sekolah.
Sementara itu, di depan gerbang sekolah para siswa akan dicek suhu tubuhnya, siswa diminta menggunakan masker 3 lapis, serta sering mencuci tangan.
Kemudian, aturan di dalam kelas para siswa perlu menjaga jarak meja dan kursinya sekitar 1,5 meter dari teman sebelah.
Selain itu, ketentuan lainnya bahwa kantin tidak diperbolehkan buka dan aktivitas selain pembelajaran juga dilarang.
Covid-19 di Lingga
Diberitakan, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri akhirnya berada di zona kuning Covid-19.
Meski begitu, masih ada dua tambahan kasus baru covid-19 yang berasal dari warga Kecamatan Singkep.
Hal itu berdasarkan data terakhir Satuan Tugas atau Satgas Covid-19 Lingga pada 22 September 2021.
Adapun dua warga itu tercatat sebagai pasien nomor 2305 dan 2305.
"Pasien tuan M AS, dia merupakan warga Desa Tanjung Harapan, dan nyonya E yang merupakan warga Kelurahan Dabo Lama," kata Jubir Satgas Covid-19 Lingga, Wirawan Trisna Putra sebagaimana data yang diterima TribunBatam.id, Kamis (23/9/2021).
Wirawan mengatakan, keduanya diketahui positif covid-19 ketika menjalani test swab antigen oleh pihak Puskesmas Dabo Lama.
Kedua pasien pun menjalani isolasi mandiri, dengan pantauan petugas kesehatan Puskesmas Dabo Lama.
Baca juga: JIKA tak Waspada, Covid-19 Gelombang 3 dan Virus Varian Baru Bisa Ancam Batam
Baca juga: 2 Pelajar Batam Terkonfirmasi Positif Covid-19, Batam Kini Masih Zona Kuning
Walaupun terdapat dua penambahan kasus baru, Kecamatan Singkep masih berada di zona kuning bersama 3 kecamatan lainnya.
Sementara ada 9 kecamatan yang telah zero kasus atau berstatus zona hijau.
"Tambahan zona hijau dari Kecamatan Senayang, dengan satu pasien sembuh. Hingga saat ini zona hijau menjadi 9 wilayah," sebutnya.
Wirawan menyebutkan, 3 pasien saat ini melakukan isolasi di karantina terpusat. Sementara 9 lainnya menjalani isolasi mandiri dengan pantauan petugas kesehatan setempat.
Ada pun wilayah yang menjadi zona hijau atau zero kasus, antara lain:
1. Kecamatan Selayar
2. Kecamatan Temiang Pesisir
3. Kecamatan Singkep Pesisir
4. Kecamatan Bakung Serumpun
5. Kecamatan Kepulauan Posek
6. Kecamatan Katang Bidara
7. Kecamatan Lingga Timur
8. Kecamatan Lingga Utara
9. Kecamatan Senayang
Sementara itu 5 wilayah zona kuning atau mendekati zona hijau, yakni:
Baca juga: Bupati Anambas Kasih PR ke Camat, Target 22 Orang Divaksinasi Covid-19 Per Hari
Baca juga: 10 Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Sembuh, Kasus Baru Tambah 13, Meninggal 1
1. Kecamatan Singkep
2. Kecamatan Singkep Barat.
3. Kecamatan Lingga
4. Kecamatan Singkep Selatan
Hingga saat ini, kasus Covid-19 di Lingga sejak tahun 2020 sudah mencapai 2.306 kasus. Dengan rincian 12 kasus aktif, 2.209 kasus sembuh, dan 85 kasus kematian.
Ada pun rincian kasus aktif di beberapa wilayah Lingga, antara lain:
1. 5 orang warga Singkep
2. 4 orang warga Kecamatan Lingga
3. 1 warga Singkep Barat
4. 2 warga Singkep Selatan
Wirawan terus mengimbau, agar masyarakat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan seusai anjuran 5M.
Sementara itu Ketua Satgas Covid-19 Lingga, Muhammad Nizar sebelumnya juga mengimbau kepada masyarakat, agar segera berkonsultasi ke rumah sakit.
Hal itu jika mengalami gejala yang berpotensi karena corona, seperti pilek, batuk, tidak enak badan, dan lainnya.
"Jangan menunggu sakitnya semakin parah baru ke rumah sakit," ujarnya.
Hal itu demi perlindungan kepada masyarakat, agar tim medis bisa memantau perkembangan penyakit dan tidak terjadi gejala yang lebih berat. (TribunBatam.id/Febriyuanda)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita tentang Lingga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2309belajar-tatap-muka-di-lingga.jpg)