Minggu, 31 Mei 2026

BATAM TERKINI

INI Identitas Mayat yang Ditemukan di Pantai Palm Spring Nongsa Batam

Identitas mayat yang ditemukan di bibir Pantai Palm Spring Nongsa Batam, Senin (27/9/2021) akhirnya terkuak.

Tayang:
Penulis: Beres Lumbantobing |
TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Identitas mayat yang ditemukan di bibir pantai Palm Spring Nongsa Batam, Senin (27/9/2021) akhirnya terkuak. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Identitas mayat yang ditemukan di bibir pantai Palm Spring Nongsa Batam, Senin (27/9/2021)  akhirnya terkuak.

Pria yang ditemukan tak bernyawa tersebut adalah Imran Nur Restu (29), warga Nongsa yang berprofesi sebagai nelayan.

Imran Nur Restu merupakan korban kecelakaan laut yang ditabrak kapal Kargo, Minggu (26/9/2021) dini hari.

Saat ini mayat korban sudah dievakuasi tim gabungan SAR. 

Kepala Pos Basarnas Batam, Reza mengatakan jenazah tersebut merupakan korban yang ditabrak kapal kargo.

"Sudah dicocokkan dan pengakuan keluarga korban, benar jenazah itu merupakan Imran Nur," ujarnya.

Dalam insiden kecelakaan itu, ada tiga korban.

Satu di antaranya selamat dan dua hilang.

Namun pencarian membuahkan hasil, jenazah Imran ditemukan.

Baca juga: PENEMUAN MAYAT DI BATAM - Seorang Pria Ditemukan tak Bernyawa di Pantai Palm Spring Nongsa

Baca juga: HARGA Tiket Pesawat dari Batam, Terbang 28 September 2021, Tujuan Medan Mulai Rp 435.700

Saat ini tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian terhadap satu orang korban.

"Korban yang belum ditemukam bernama Tendi Fauzan. Mohon dukungan masyarakat," katanya.

Ditabrak Kapal Kargo

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan lalu lintas laut terjadi di perairan Batu Besar, Nongsa, Minggu (26/9/2021).

Dua orang nelayan dikabarkan hilang.

Peristiwa ini dibenarkan Kepala Pos BASARNAS Batam, Reza.

"Iya, kejadian terjadi pada dini hari pukul 03:00 WIB. Tim SAR sudah di lokasi," ujarnya.

Ops SAR Kecelakaan Kapal Kayu atau Pompong terjadi secara Tubrukan Di Perairan Batu Besar Nongsa, Batam Pada Koordinat 01° 09.785 N 104° 09.652 E.

Dalam peristiwa itu ada 3 orang korban, satu di antaranya selamat dan dua orang masih dalam operasi pencarian.

"Ada tiga korban, 1 selamat atas nama Adam dan dua dalam pencarian atas nama Imran," katanya.

Ia menerangkan kronologis kejadian bermula saat kapal nelayan mencari ikan dan tak lama ada kapal kargo melintas dititik koordinat yang sama hingga terjadi tubrukan dan membuat kapal nelayan tersebut terbalik.

Dalam peristiwa itu, satu orang korban bernama Adam berhasil diselamatkan oleh KRI 52 dan 2 orang nelayan masih dalam pencarian hingga saat ini belum ditemukan. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved