CPNS KEPRI
Mayoritas Asli Natuna, Angka Kehadiran Peserta SKD CPNS Natuna Capai 90,8 Persen
Pelaksanaan tes SKD CPNS di Natuna telah masuk hari ke-11. Hingga saat ini angka kehadiran peserta mencapai 90,8 persen. Mayoritas peserta asli Natuna
Penulis: agus tri | Editor: Dewi Haryati
Laporan Kontributor Tribun Batam di Natuna, Wina
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon pegawai Negeri Sipil (SKD CPNS) Kabupaten Natuna tahun 2021 telah masuk hari ke-11.
Diketahui, angka kehadiran peserta tes CPNS Natuna mencapai 90,8 persen.
Pelaksana tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Natuna Muhammad Alim Sanjaya mengatakan, jumlah kehadiran cukup tinggi.
Pasalnya mayoritas peserta merupakan masyarakat Natuna, sementara peserta dari luar Natuna hanya berkisar 20 persen saja.
"Rata-rata memang asli Natuna, kalaupun ada peserta dari luar juga beberapa di antaranya ada yang sudah lama tinggal di Natuna. Namun masih ber-KTP luar daerah," ujar Muhammad Alim Sanjaya.
Tercatat sejak 17-27 September 2021, dari 1440 peserta yang terdaftar, hadir 1307 peserta, atau 90,8 persen.
Tidak hadir 128 atau 8,9 persen dan 5 orang atau 0,3 persen terpaksa ditunda pelaksanaan tes SKD karena positif Covid-19.
Baca juga: 25 Pelamar CPNS Bintan Gugur Sebelum Ikuti Tes SKD, Kebanyakan Terganjal Tes PCR
Baca juga: INFO CPNS, Walikota Tanjung Pinang Jamin SKD CASN Transparan
Alim Sanjaya menambahkan, untuk peserta yang tertunda pelaksanaan tes SKD nya karena covid-19 telah dijadwalkan untuk mengikuti test SKD susulan yang pelaksanaannya di Natuna.
"Kita akan sisipkan peserta yang tertunda pada pelaksanaan tes SKD di akhir tes atau pada kesempatan yang ada. Selama masih dalam jadwal pelaksanaan tes di Natuna saat ini," tambah Alim Sanjaya.
Sementara itu, menyinggung gangguan internet selama masa pelaksanaan SKD CPNS, menurut Alim Sanjaya sempat terjadi 2 kali.
Yakni pada tanggal 18 dan pada 25 September 2021. Gangguan internet yang terjadi selama lebih kurang 2 jam itu membuat waktu pelaksanaan ujian molor hingga selesai pukul 18.30 WIB.
"Waktu gangguan itu sempat tertunda pelaksanaannya 2 jam, tapi para peserta tetap berada di ruang ujian, sampai jaringan normal kembali," ujarnya.
Selain gangguan internet, sempat juga terjadi gangguan pada alat pendeteksi wajah. Sehingga alat tersebut sempat 2 hari tidak digunakan karena servernya dipadamkan langsung dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"2 hari itu kita terpaksa melakukan identifikasi wajah secara manual. Memang sedikit kesulitan karena ada peserta yang sebelumnya tidak berkumis, ternyata saat ujian berkumis.
Ada yang sebelumnya tidak berjilbab, ternyata kemudian saat ikut SKD berjilbab, tapi semua berhasil kita selesaikan," ujar Alim Sanjaya.
(Tribunbatam.id/Wina)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang CPNS KEPRI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1709tes-skd-cpns-di-natuna.jpg)