Kamis, 23 April 2026

CORONA KEPRI

15 TKI Alias PMI di Tanjunguncang Batam Positif Covid-19, Langsung Dikirim ke RSKI Galang

15 Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI yang sedang transit di Batam untuk dipulangkan ke daerah asalnya terkonfirmasi positif covid-19.

TRIBUNBATAM.id/PERTANIAN SITANGGANG
Kondisi PMI di Rusun Batamec, Tanjunguncang. 15 Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI yang sedang transit di Batam untuk dipulangkan ke daerah asalnya terkonfirmasi positif covid-19. 

ATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau biasa disebut juga TKI dari Malaysia, masih tetap dilaksanakan melalui Batam.

Saat ini sebanyak 661 orang PMI yang ada di Kota Batam.

PMI yang ada di Kota Batam, di karantina di tiga Rusun yang ada di Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Tiga Rusun tersebut yakni Rusun Pemda Batamec, Rusun Putra Jaya dan Rusun Bp Batam.

Untuk Rusun Pemda Batamec, dihuni sebanyak 324 orang di mana laki-laki sebanyak 231 dan perempuan 93 orang.

Sementara untuk untuk PMI di Rusun Putra Jaya sebanyak 172 orang, dimana 116 orang laki-laki dan 56 orang perempuan.

Untuk PMI di Rusun BP Batam, sebanyak 195 orang, di mana ada 106 laki-laki dan 89 perempuan.

dr. Anggi, yang mengawasi dan melayani kesehatan bagi para PMI di Tanjunguncang, mengatakan, dari ratusan PMI yang masuk ke Batam, jumlah yang positif cukup sedikit.

Baca juga: DIGUGAT Terkait UMK, Pemprov Kepri Ajukan Kasasi, Syaiful : Itu Melukai Hati Buruh

Baca juga: Bantu 122.400 Dosis Vaksin untuk Kepri, Konsul Singapura Ungkap Progress Vaksin di Negaranya

"Hari ini ada sebanyak 15 orang PMI yang positif, dan kita sudah kirim ke Galang,"kata Anggi.

Dia menjelaskan untuk kondisi kesehatan para PMI, tidak ada persoalan sampai saat ini.

"PMI yang positif Covid-19, tidak ada yang bergejala berat, semuanya bergejala ringan,"kata Anggi.

Dia juga menjelaskan pihaknya selalu melakukan monitoring dan pengecekan setiap saat, terhadap kesehatan para PMI yang ada di Rusun Batamec Tanjunguncang.

"Puji Tuhan, seluruh PMI yang ada di Tanjunguncang, sehat," kata Anggi.

Gubernur Minta Data Masuk Pusat

Sebelumnya diberitakan, Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri yang masuk melalui Batam sering terdeteksi positif Covid-19.

Dan selama ini, data BOR RSKI Galang masuk ke data kasus Provinsi Kepri.

Menanggapi hal ini, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meminta Pemerintah Pusat mengeluarkan data RSKI Galang dari Provinsi Kepri dan memasukkan datanya ke Pemerintah Pusat.

"Angka BOR RSKI Galang itu masuk ke Kepri. Sementara PMI ini bukan masyarakat kita, maka kita minta data itu dipisahkan. Jadi angka BOR RSKI Galang itu masuk ke Pusat saja angkanya. Kalau Batam kecil sekali dan sudah bagus. Kita mesti sasar satu per satu," ujar Ansar, Senin (27/9/2021) saat berada di Batam.

Diakuinya PMI yang berada di Batam sekarang masih ada sekitar 200-an orang.

Mereka menjalani isolasi di RSKI Galang karena positif Covid-19.

"Kemarin saja masuk 150 per hari. Nah prosesnya mereka itu harus menunggu berjam-jam. Kita nggak tau dia positif atau negatif mereka berkumpul sama teman-temannya. Maka hasil swabnya positif besar karena sempat berkumpul menunggu selama 12 jam," paparnya.

Untuk teknisnya, selain swab PCR, PMI yang tiba di Batam juga wajib dites antigen.

Apabila hasil antigennya ada 2 atau 3 orang yang positif, maka langsung dibawa ke RSKI Galang sembari menunggu hasil yang lain.

"Jadi kita mengidentinfikasi satu demi 1 supaya angka konfirmasi menurun," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Pertanian Sitanggang/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Batam

(Tribunbatam.id, Ian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved