Breaking News:

Mantan Pasukan Cakrabirawa Jadi Orang Kaya di Thailand, Bahkan Punya Kebun Luas

Kompi Cakrabirawa adalah pasukan elite dan hebat pelindung Presiden Soekarno kala itu. Cakrabirawa resmi dibubarkan pada 28 Maret 1966 di lapangan Mar

Editor: Eko Setiawan
istimewa
Presiden Soekarno saat melakukan inspeksi Pasukan Cakrabirawa. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA -- Mantan Pasukan Cakrabirawa yang dibubarkan oleh pemerintah banyak yang melarikan diri ke negara lain.

Bahkan kini mereka sudah kaya raya berkat kerja kerasnya saat melarikan diri.

Dulu kebanyakan dari mereka diburu dan dieksekusi karena dianggap sebagai penghianay bangsa.

Untuk menyelamatka diri bahkan mereka menyamar jadi biksu dan menikah dengan gadis desa.

Ada juga yang membuka lahan perkebunan di tengah hutan.

Kini merekapun kaya raya di negeri orang, karena mempunyai lahan perkebunan yang luas.

Baca juga: Untung Mufreni Kenang Sosok Ayahnya Jenderal Ahmad Yani, Bertengkar dengan Cakrabirawa Lalu Ditembak

Baca juga: Letkol Untung Komandan Pasukan Cakrabirawa, Pimpin Gerakan G30S/PKI, Mantan Anak Buah Soeharto

Kisah pasukan Cakrabirawa yang dikenal sebagai pasukan pengawal presiden hingga menjadi pembantai para dewan jenderal hingga perwira TNI AD saat G30S PKI 1965.

Kompi Cakrabirawa adalah pasukan elite dan hebat pelindung Presiden Soekarno kala itu. Cakrabirawa resmi dibubarkan pada 28 Maret 1966 di lapangan Markas Besar Direktorat Polisi Militer Jalan Merdeka Timur, Jakarta.

Tugas pengaman bagi Presiden Soekarno kemudian diberikan kepada Batalyon Para Pomad yang dikomandani oleh Letkol CPM Norman Sasono.

Tapi dibubarkannya Tjakrabirawa melalui upacara serah terima itu ternyata tidak “seindah” yang dibayangkan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved