Business Intelligence ATB, Kontrol Pergerakan Bisnis Melalui Genggaman
Inovasi PT Adhya Tirta Batam (ATB) di bidang teknologi memang tak ada habisnya. Selain telah berhasil menerapkan sistem terintegrasi seperti SPARTA
Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang | Editor: Agus Tri Harsanto
BATAM, TRIBUNBATAM.id – Inovasi PT Adhya Tirta Batam (ATB) di bidang teknologi memang tak ada habisnya.
Selain telah berhasil menerapkan sistem terintegrasi seperti SPARTA Smart Solution dan ATB Integrated System (AIRS), perusahaan ini ternyata juga telah memiliki teknologi Business Intelligence (BI)
BI merupakan sistem yang jamak digunakan oleh perusahaan multinasional hingga perusahaan internasional.
Namun, ATB merupakan perusahaan air bersih pertama di Indonesia yang telah mengimplementasikan BI dalam bisnisnya.
Dengan adanya BI, ATB dapat mengumpulkan data operasional dan bisnis perusahaan yang kompleks.
Data tersebut kemudian diolah dan ditampilkan dalam bentuk Executive summary yang mudah dibaca, komprehensif dan akurat.
Dengan demikian, manager dan para eksekutif dapat mengukur, menganalisa dan memonitor operasional perusahaan.
Baca juga: Puas denganZoomBA ATB, Peserta Ramai-ramai Ingin Belajar Langsung ke ATB
Sehingga para pengambil keputusan (manajemen) dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat sasaran.
“Bayangkan semua summary data tersebut ditampilkan dalam telepon pintar Anda. Anda dapat dengan mudah mengambil keputusan yang tepat, dalam waktu yang relatif lebih singkat,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus.
Kecanggihan teknologi BI ATB telah terbukti mampu membawa perusahaan menjalankan aktifitas bisnisnya secara efektif dan efisien.
Para manager dan eksekutif mendapat suguhan data yang dibutuhkan secara berkala.
Laporan tersebut dapat digunakan oleh perusahaan untuk mendukung berbagai keputusan bisnis mulai dari operasional hingga strategis.
Tidak hanya itu, teknologi BI juga memungkinkan manajemen untuk memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan.
Dengan demikian, para pengambil keputusan dapat mengambil langkah prefentif, untuk mendapat hasil pekerjaan lebih optimal, atau mencegah terjadinya kerugian perusahaan.
“ATB sudah tidak lagi hanya menunggu ada kejadian baru mengambil tindakan. Lebih dari itu, ATB telah melakukan prediksi dan mampu mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari hal-hal yang merugikan,” tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/atb-103.jpg)