Jumat, 24 April 2026

BATAM TERKINI

Belum Setahun Diperbaiki, Jalan Marina City Batam Rusak Parah, Ini Reaksi Lurah

Jalan Marina City Batam baru selesai dibangun akhir tahun 2020. Awalnya permukaan jalan sangat bagus.Kini kondisinya sudah rusak parah.Ini penyebabnya

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang
Belum Setahun Diperbaiki, Jalan Marina City Batam Rusak Parah, Ini Reaksi Lurah. Foto kondisi jalan rusak di Marina City, Tanjungriau, Sekupang, Batam. Foto diambil Sabtu (2/10/2021) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Belum satu tahun diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri, Jalan Marina City, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, rusak parah.

Jalan rusak tersebut berada kurang lebih 50 meter di pintu masuk Hotel Haris Marina, jika pengendara datang dari arah simpang Base Camp, menuju Tanjungriau.

Pantauan Tribunbatam.id di lapangan, Sabtu (2/10/2021), kondisi jalan Marina City berlubang dan ditimbun tanah. Namun tanah yang digunakan untuk menimbun jalan rusak tersebut berubah jadi lumpur akibat hujan yang terjadi beberapa minggu terakhir.

Tanah timbunan itu juga membuat permukaan jalan bergelombang. Tak jarang jika mobil sedan melintas, bisa nyangkut, karena dalamnya lubang di jalan tersebut.

Jalan Marina City diketahui baru selesai dibangun akhir tahun 2020 dan dibuka untuk umum akhir tahun lalu. Jalan tersebut awalnya sangat bagus. Namun kondisinya kini sudah rusak parah.

Informasi yang dikembangkan Tribunbatam.id di lapangan dari Suyanto, pekerja Hotel Haris. Saat ini penimbunan lahan sedang marak terjadi di daerah Marina.

"Jadi mobil truk sangat banyak melintas. Kadang satu hari itu bisa belasan mobil dan ratusan kali melintas," katanya.

Baca juga: Pak Eko Guru SMP Diamuk Perangkat Desa karena Posting Jalan Rusak di FB, Begini Nasibnya Kini

Baca juga: Camat Singkep Barat Tutup Jalan Rusak di Lingga Pakai Pasir, Tak Ada Anggaran

Dia juga menjelaskan, ukuran mobil truk pengangkut tanah yang melintas di sana cukup besar.

"Kalau di sini kan yang dipakai itu truk roda 10. Mobilnya saja sudah besar, belum lagi muatannya," kata Suyanto.

Menurutnya, terkadang aktivitas truk tersebut mulai dari pagi sampai malam hari.

"Di daerah ini ya bisa lihat sendirilah ada pengembangan perumahan, ada juga pengembangan pusat bisnis," katanya.

Ia melanjutkan, kondisi jalan tersebut semakin rusak karena hujan yang terjadi belakangan ini.

"Itulah sudah hujan, pemilik proyek juga menimbun jalan pakai tanah, makanya tambah parah. Kalau lagi panas, pemilik proyek juga melakukan penyiraman jadi jalan basah terus," kata Suyanto.

Sementara sampai berita ini diturunkan belum ada penjelasan dari pihak Provinsi Kepri, mengenai pengawasan terhadap jalan rusak di kawasan Marina.

Bakal Laporkan ke Provinsi
Di sisi lain, Lurah Tanjungriau Agus Sofyan menyebut, kerusakan jalan di Marina City, Tanjungriau Sekupang Batam, diakibatkan tingginya aktivitas mobil proyek penimbunan lahan di Marina.
"Di Marina saat banyak lahan yang dialih fungsikan jadi perumahan. Alat berat mereka melakukan penimbunan lahan. Mobil yang mereka gunakan mobil besar, makanya jalan rusak," kata Agus.
Pihaknya cukup prihatin melihat kondisi jalan tersebut. Pasalnya pemilik proyek terkesan hanya mencari keuntungan sendiri.
"Jalan Marina itu baru diperbaiki tahun 2020 lalu. Sekarang kondisinya sudah rusak, akibat ulah pemilik lahan yang sedang melakukan pembangunan," kata Agus.
Dia mengatakan, pihaknya akan membuat laporan ke Provinsi mengenai kerusakan jalan di Marina tersebut.

"Kita berharap pihak provinsi melakukan pengawasan terhadap pemilik proyek, karena saat ini hampir semua jalan di Marina rusak parah," kata Agus.
(Tribunbatam.id/ Pertanian Sitanggang)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved