CORONA KEPRI
Kasus Covid-19 Batam Kian Menurun, Wali Kota Rudi: Waspada Gelombang Ketiga
Jumlah kasus Covid-19 di Kota Batam semakin melandai. Meski begitu Wali Kota Batam Rudi tetap ingatkan warga waspada gelombang ketiga covid-19
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jumlah kasus Covid-19 di Kota Batam semakin melandai. Saat ini pasien Covid-19 yang sedang dalam perawatan sebanyak 31 orang.
Rinciannya di isolasi Gedung Asrama Haji Batam 10 orang, isolasi mandiri 14 orang, RS Awal Bros 3 orang, RS Harapan Bunda 1 orang, RS Graha Hermine 1 orang, RSUD Embung Fatimah 1 orang dan RS Elisabeth Lubuk Baja 1 orang.
Data ini berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam per tanggal 1 Oktober 2021.
Sementara itu, di hari yang sama pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 4 orang. Terdiri dari bergejala 1 orang, orang tanpa gejala (OTG) 1 orang, konfirmasi perjalanan 1 orang, dan konfirmasi kontak 1 orang.
"Kabar gembira juga, di hari yang sama pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 4 orang," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Azril Apriansyah, Sabtu (2/10/2021).
Berdasarkan peta kecamatan, tak ada lagi yang berwarna merah. Sudah didominasi berwana kuning dan hijau, sementara sisanya berwarna orange.
Kecamatan yang berwarna kuning di antaranya Batuaji, Sekupang, Sagulung, Lubuk Baja, Sei Beduk. Untuk kecamatan yang berwarna hijau, Belakangpadang, Bulang, Batu Ampar, Bengkong, Nongsa, Galang, dan Bulang.
Baca juga: Kasus Covid-19 Batam Turun Drastis, Dipastikan Akan Terus Membaik
Baca juga: Capaian Vaksinasi Anak 12-17 Tahun di Tanjungpinang sudah 85,3 Persen untuk Dosis I
"Yang berwarna orange Kecamatan Batam Kota," ujarnya.
Diakuinya untuk wilayah Batam Kota seluruh kelurahan memiliki pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Di antaranya, Baloi Permai 2 orang, Teluk Tering 1 orang, Sukajadi 2 orang, Sungai Panas 1 orang, Tamab Baloi 1 orang dan Belian 3 orang.
Sebelumnya diberitakan, menurunnya kasus Covid-19 ini menjadi perhatian Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Menurutnya, angka kasus yang berkurang tersebut tak lepas dari kontribusi masyarakat Batam dalam menjaga kedisiplinan protokol kesehatan.
Meski demikian, Rudi mengingatkan, agar penerapan protokol kesehatan tidak semakin kendor, karena temuan kasus Covid-19 masih terus bergulir hingga saat ini. Pakai masker, jaga jarak, menggunakan handsanitizer, rajin cuci tangan, jauhi kerumunan.
"Rajin juga berolahraga dan berjemur. Tak apa hitam asal sehat," katanya.
Selain itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Satgas Covid-19 Kota Batam saat ini juga masih berusaha menurunkan angka kasus hingga asesmen level PPKM menurun.
"Gelombang kedua sudah dilewati, dan kemungkinan akan terjadi gelombang ketiga jika kita lengah," ujar Rudi beberapa waktu lalu.
Ia menyoroti, negara tetangga Singapura yang saat ini tengah menghadapi gelombang baru Covid-19 dengan melonjaknya kasus. Rudi memprediksi, apabila kasus Covid-19 di negara tetangga bertambah, maka potensi melonjaknya kasus di Batam masih ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19-virus-corona.jpg)