Dilarang Kibarkan Merah Putih, Ini Kronologi WADA Jatuhkan Sanksi ke Indonesia
Ada dua kerugian terbesar yang menimpa jagat olahraga Indonesia atas putusan WADA ini. Apa saja?
TRIBUNBATAM.id - World Anti-Doping Agency (WADA) atau Badan Anti-Doping Dunia memjatuhkan sanksi kepada Indonesia karena tidak menerapkan program pengujian yang efektif.
Ada dua kerugian terbesar yang menimpa jagat olahraga Indonesia atas putusan WADA ini.
Indonesia tidak bisa mendapatkan hak tuan rumah untuk turnamen olahraga berskala regional, kontinental, atau internasional lainnya.
Selain itu bendera Indonesia tidak akan dikibarkan dalam turnamen internasional selain Olimpiade dan Paralimpiade.
Dalam pernyataan resmi WADA menangguhkan status Lembagai Anti-doping Indonesia (LADI).
Sanksi tersebut turut memengaruhi hak-hak Indonesia Indonesia di olahraga internasional sampai satu tahun atau sampai status LADI dipulihkan kembali.
Menanggapi polemik yang terjadi, Menpora Zainudin Amali membenarkan telah menerima surat teguran dari WADA.
Zainudin menjelaskan kronologi mengenai polemik dengan WADA.
Indonesia telah menerima surat dari WADA pada 15 September dan mempunyai waktu 21 hari untuk memberi tanggapan.
Baca juga: Menpora Gerah Adanya Naturalisasi Untuk Timnas, Sebut Tidak Ada Prestasi yang Instan
Baca juga: Berita AC Milan - Komentar Ayah Donnarumma Setelah Anaknya Disoraki Fans Rossoneri
Baca juga: Menpora Zainudin Amali Beber Alasan Kompetisi Harus Digelar
WADA menyatakan Indonesia tidak memberikan respons sampai tenggat waktu habis. Namun, Zainudin mengaku telah memberikan balasan dan tengah menunggu jawaban WADA.
Keterlambatan LADI dalam memberi surat balasan kepada WADA dikarenakan pergantian kepengurusan di lembaga tersebut.
Selain itu, pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia disebut menyulitkan proses pengumpulan sampel sehingga tidak sesuai rencana atau Test Doping Plan (TDP).
Zainudin menjelaskan meledaknya pandemi menghentikan turnamen dan kompetisi, utamanya turnamen di tingkat nasional, sehingga target jumlah sample tak terpenuhi.
Terlepas dari berbagai tantangan yang dihadapi, Menpora menegaskan pihaknya akan tetap memenuhi aturan yang telah dibuat oleh WADA.
"Pemerintah punya komitmen untuk mematuhi semua rule yang sudah disepakati, tetapi kami juga menjelaskan tentang kendala yang kami hadapi di dalam negeri sendiri," beber Zainudin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/menpora-zainudin-amali-tanggapi-keputusan-wada.jpg)