CORONA KEPRI
Tim Vaksinasi Puskesmas Belakang Padang Batam Datangi Rumah Warga Pulau Terpencil
Tim vaksinasi Kecamatan Belakang Padang mendatangi langsung warganya yang tinggal di pulau-pulau terpencil untuk mempercepat proses vaksin.
Penulis: Beres Lumbantobing |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di hinterland Kota Batam mengoptimalkan sistem jemput bola guna menyukseskan program pemerintah.
Di Kecamatan Belakang Padang misalnya, tim vaksinasi mendatangi langsung warganya yang tinggal di pulau-pulau terpencil.
"Hari ini kita ke Pulau Sarang, Pulau Lengkang dan Pulau Mecan," ujar Kepala Puskesmas Belakang Padang, dr Sri Fetra Netti, Selasa (12/10/2021).
Menurutnya, seluruh petugas medis nantinya akan mendatangi langsung rumah rumah warga.
Sejauh ini tidak ada penolakan vaksinasi oleh warganya. Pasalnya, sebelumnya dilakukan sosialisasi tentang manfaat vaksinasi itu.
Penyuntikan vaksinasi COVID-19 relatif aman dan tidak menimbulkan efek samping, sehingga masyarakat sangat antusias untuk menerima program pengendalian Covid-19.
"Alhamdulilah gak ada penolakan," ujarnya.
Camat Belakangpadang Yudi Atmadji mengaku, proses vaksinasi Covid-19 terus berjalan.
Baca juga: Pelebaran Jalan Gajah Mada dan Perbaikan Drainase Diperkirakan Rampung November
Baca juga: Stok Vaksin di Batam Naik 2 Kali Lipat, Sehari 3.187 Orang Berhasil Divaksin
Antusias masyarakat mengikuti vaksin ini sudah mulai tinggi. Hal ini terlihat dari capaian vaksin yang sudah menyentuh angka 86 persen untuk dosis pertama.
Diharapkan, sampai dengan akhir Oktober 2021 nanti cakupan vaksinasi di Kecamatan Belakangpadang sudah mencapai 100 persen.
"Sesuai target Wali Kota Batam, akhir Oktober kita sudah 100 persen divaksin," ujarnya, Selasa (12/10/2021).
Menurutnya, berbagai cara pun terus dilakukan.
Salah satu dengan mendatangi langsung warga yang berada di pulau-pulau yang ada di wilayahnya.
Sejauh ini katanya, tidak ada kendala atau pun penolakan dari masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi.
"Untuk vaksinasi sendiri, sudah dijadwalkan setiap harinya. Untuk ke pulau-pulau juga kita jadwalkan tiap minggunya," ucap Yudi
Lebih lanjut dia menjelaskan, 86 persen warga yang telah mendapatkan vaksin itu, sebanyak 11.742 warga mendapat dosis satu dan 7.657 warga mendapat dosis kedua.
"Total dosis satu dan dua sudah 19.399 dosis," jelasnya.
Selain tenaga kesehatan, masyarakat umum, dan pekerja lanjutnya, vaksinasi juga difokuskan bagi anak sekolah dan pelajar.
"Sasaran anak dan usia sekolah 12 sampai 17 tahun kita sebanyak 1.551 orang. Dimana dosis pertama sudah 1.551 orang dan dosis kedua sebanyak 444 orang," jelas Yudi.
Diketahui jumlah warga yang belum divaksin masih cukup banyak, se-Kepri ada 200 ribu, dari jumlah itu mayoritas ada di Batam yakni sekitar 150 ribu. Jumlah ini diindikasi banyak tersebar di hinterland. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Corona Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/12102021tim-nakes-belakang-padang.jpg)