SELEB TERKINI
Tangis Tamara Bleszynski Pecah, Mengaku Ditipu hingga Rugi Miliaran: Belasan Tahun Menderita
Tamara Bleszynski diduga jadi korban penipuan yang kerugiannya capai miliaran. Penipuan yang dialaminya disebut sudah berlangsung sejak belasan tahun.
TRIBUNBATAM.id, BATAM- Tangis Tamara Bleszynski pecah.
Tamara Bleszynski mengaku ditipu hingga rugi miliaran.
Ibunda Teuka Rasya mengaku sudah belasan tahun ini menderita akibat persoalan yang dialaminya tersebut.
Hal itu lantaran menurut dia, penipuan yang dialaminya disebut sudah berlangsung sejak belasan tahun.
Siapa yang tak tahu Tamara Bleszynski.
Dia merupakan satu di antara artis ternama Indonesia.
Ia sempat menjadi model hingga pemain sinetron dan film Tanah Air.
Baca juga: Aksi Mulia Selebriti - Syahrini Bantu Anak Yatim Karena Covid-19, Tamara Bleszynski Promosikan UMKM
Baca juga: Lihat Wajah Luna Maya Dulu di Foto Jadul Tamara Bleszynski, Dian Sastro Beri Reaksi
Namun selama beberapa waktu terakhir ini, Ia justru undur diri dari dunia entertainment.
Tamara Bleszynski diketahui sempat belajar menjadi Chef dan kini menjalankan bisnis kuliner miliknya.
Bernama Teh Manis, restoran milik Tamara Bleszynski ini berada di Bali.
Lama tak terdengar kabarnya, mendadak muncul berita tak mengenakkan datang dari Tamara Bleszynski.
Pasalnya, Tamara baru-baru ini mendatangi Mabes Polri ditemani dengan kuasa hukumnya.
Belum ada keterangan lengkap mengenai alasan kedatangan Tamara ke Mabes Polri.
Namun, saat diwawancarai awak media, sang kuasa hukum memberikan klarifikasi apabila Tamara saat ini sedang menuntut keadilan.
Tamara Bleszynski diduga alami penipuan saat menjalankan bisnisnya.
Mengejutkannya, iduga mengalami kerugian mencapai belasan miliar rupiah.
"Kerugiannya yang jelas belasan miliar," kata kuasa hukum Tamara Bleszynski, dilansir Tribun Style dari YouTube Intens Investigasi pada Selasa, 12 Oktober 2021.
Lebih lanjut, Tamara Bleszynski menjelaskan kondisinya terkini usai mengalami kerugian.
Dengan mata berkaca-kaca, Tamara Bleszynski nampaknya sudah putus asa dengan kasus yang ia alami sekarang ini.
Bukan tanpa alasan, kasus penipuan yang dialaminya ini sudah terjadi sejak belasan tahun lalu.
Ia mengaku tak tahu harus berbuat apa lagi selain membuat laporan ke pihak berwajib.
Baca juga: Rela Tinggalkan Harta Duniawi di Jakarta, Tamara Bleszynski Banting Setir, Intip Warungnya di Bali
Baca juga: Tulis Tagar #bebaskanjrxsid, Unggahan Nora Alexandra Dikomentari Tamara Bleszynski
"Saya sudah belasan tahun menderita, saya sedih sekali. Saya nggak ada jalan lain kecuali menanyakan kepada negara," kata Tamara dengan suara terbata-bata.
Meski laporannya masih ada dokumen yang harus dipenuhi, Tamara Bleszynski mengucapakan terima kasih pada semua pihak yang telah memberinya dukungan.
"Saya mau berterima kasih kepada semua teman-teman, keluarga yang sudah berdoa. Saya bisa mendapatkan keadilan," paparnya.
Tamara mengaku belum bisa membeberkan banyak hal terkait masalahnya.
Ia hanya memohon doa agar pelaporannya berjalan lancar dan dirinya bisa mendapatkan keadilan.
"Saya hanya memohon doanya semoga ada keadilan bagi saya dan juga orang-orang lain yang terlibat di dalamnya," tutup Tamara Bleszynski.
Denny Sumargo ditipu oleh mantan manajer
Tak hanya Tamara Bleszynski, belakangan ini banyak artis yang juga sempat alami penipuan, salah satunya yakni Denny Sumargo.
Mantan atlet basket itu mengaku baru saja ditipu oleh mantan manajernya yang berinisial DA.
Sang mantan manajer disebut telah melakukan penggelapan dana milik Denny Sumargo.
Pria yang akrab disapa Densu ini mengalami kerugian materil lebih dari Rp 700 juta.
Tak ingin tinggal diam, Denny Sumargo kini akhirnya melaporkan sang mantan manajernya itu ke Polda Metro Jaya.
"Jadi sudah kita laporkan kemarin, klien saya sendiri langsung melaporkan didampingi saya," kata kuasa hukum Denny Sumargo, Mohamad Anwar, dikutip Tribun Style dari kanal YouTube Star Story, Kamis, 30 September 2021.
Mohamad Anwar menjelaskan, DA telah bekerja selama 10 tahun dengan Denny Sumargo.
Sayangnya, kepercayaan yang diberikan dimanfaatkan untuk keuntungan pribadi.
"Manajernya yang sudah 10 tahun bersama. DA, modus penggelapan dan juga ada pemalsuan surat," katanya.
Menurut Anwar, DA secara sengaja mengatasnamakan Densu Management dan tak melaporkan pembayaran dari rekan kerja Denny Sumargo secara penuh.
"Dia tidak secara transparan melaporkan kontrak-kontrak yang telah dilakukan oleh manajer tersebut.
Dan tidak juga menyampaikan secara sebenarnya nilai kontraknya.
Jadi kalau nilai kontraknya 10 dia laporkan separuhnya," katanya.
Karena hal itu, kini Denny Sumargo mengalami kerugian lebih dari Rp 700 juta.
"Totalnya itu lebih kurang Rp 700-an juta, hampir menuju Rp 800 juga.
Itu dari data yang kita ketahui," kata Denny Sumargo.
Denny Sumargo sebenarnya telah mencoba untuk mediasi dengan sang mantan manajer.
Namun sayang, saat melakukan mediasi, sang mantan manajer rupanya masih berbohong kepada Denny Sumargo.
Sementara itu, Denny Sumargo mengaku mencium tindak penipuan dan penggelapan dana ini dari istrinya, Olivia Allan.
Awalnya, Olivia merasa heran ketika suaminya mendapat tawaran pekerjaan dari sebuah brand yang belum membayar tagihan dari pekerjaan sebelumnya.
"Istri saya yang sebagai saksi juga, dia kasih tahu saya ada kerjaan dari produk pengharum ketiak.
Jadi brand ini udah kasih kerjaan dari satu tahun lalu tapi informasi yang saya dapat belum bayar katanya pandemi," kata Denny Sumargo.
"Terus dia kasih kerjaan lagi, istri saya curiga kok belum bayar bisa kasih kerjaan lagi gitu.
Akhirnya istri saya cek rekening saya dan ngecek transaksi pengiriman uang yang dikirimkan klien saya dari mana saja," sambungnya
Setelah dilakukan pengecekan, Densu dan Olivia akhirnya menemukan bukti bahwa pembayaran dari brand tersebut sebenarnya sudah dilakukan namun tertuju langsung ke rekening sang mantan manajer.
"Ditemukan kurang lebih 21 produk itu dibayarkan dari lokasi Bandung.
Jadi logikanya produk ini punya perusahaan tapi dia membayarkan itu dari rekening pribadi atas nama mantan manajer saya ini itu kan aneh.
Berarti uang itu ke tranfer dulu ke dia. Uang harus ke saya dulu baru komisi saya berikan (ke manajer)" jelasnya.
Pembayaran dari beberapa brand itu disembunyikan sang mantan manajer dari Denny Sumargo selama satu tahun.
Dia juga menggunakan nama Densu Management tanpa seizin dan sepengetahuan pebasket 39 tahun tersebut.
(TribunStyle.com/Putri Asti/Jonisetiawan)
Baca berita terbaru lainnya di Google
Berita lain tentang SELEB
Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul Tangis Pecah Tamara Bleszynski, Ngaku Kena Tipu hingga Miliaran: Saya Sudah Belasan Tahun Menderita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/13102021_tamara-bleszynski-diduga-jadi-korban-penipuan.jpg)