Breaking News:

WARNING! BPOM Temukan 54 Obat Tradisional dan 18 Kosmetik Berbahaya, Apa yang Harus Dilakukan?

53 jenis obat tradisional mengandung bahan kimia 1 suplemen dan 18 item produk kosmetik kecantikan ditemukan BPOM mengandung bahan-bahan berbahaya...

wartakota
WARNING! BPOM Temukan 54 Obat Tradisional dan 18 Kosmetik Berbahaya, Apa yang Harus Dilakukan? Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Puluhan produk obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik kecantikan berbahaya terdeteksi dijual bebas di pasaran.

Sedikitnya ditemukan obat tradisional mengandung bahan kimia obat berjumlah 53 jenis dan 1 item suplemen kesehatan mengandung bahan kimia obat.

Selain itu ditemukan juga kosmetik kecantikan yang mengandung bahan-bahan dilarang atau berbahaya sebanyak 18 item.

Temuan ini merupakan hasil sampling dan pengujian Badan POM pada masa pandemi antara Juli 2020 hingga September 2021, yang dilakukan oleh 73 UPT Badan POM di seluruh Indonesia.

"Kegiatan sampling dan pengujian ini dilakukan dengan memprioritakan terhadap produk yang dikaitkan dengan penanganan Covid-19 yaitu obat tradisional dan suplemen kesehatan dengan klaim menjaga kesehatan tubuh dan menjaga daya tahan tubuh," kata Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, Dra Reri Indriani, Apt MSi.

Baca juga: Sudah Ketok! PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat Berbahaya, China Menolak

Baca juga: Dexamethasone adalah Obat Keras, Badan POM: Tidak Bisa Digunakan untuk MENCEGAH Covid-19

Menurut Reni, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), selama pandemi Covid-19 terus melakukan upaya perlindungan kesehatan masyarakat.

Salah satunya dalam hal melakukan sampling dan pengujian terhadap produk di peredaran, untuk mengetahui apakah produk tersebut mengandung bahan yang membahayakan kesehatan, yang tidak pernah disetujui pada saat pendaftaran serta produk yang dikaitkan dengan penanganan Covid-19.

"Ini supaya mengetahui apakah produk tersebut memiliki efek yang tidak diinginkan, yang belum diketahui pada saat pendaftaran," kata Reri dalam Konferensi Pers BPOM, Rabu (13/10/2021).

Pihaknya juga melakukan monitoring efek samping setelah produk dikonsumsi masyarakat.

Dilansir dari Kompas, ada tiga tindakan yang harus dilakukan masyarakat terkait produk obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik berbahaya ini.

Baca juga: Selamatkan Dokter Richard Trending Twitter, Polemik Kosmetik Kartika Putri & Richard Lee Belum Reda

Baca juga: Mengapa Kosmetik Bermerkuri Bisa Bikin Kulit Putih Cepat, Ternyata Begini Kata Dokter

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved